DentumNusantara.com, MAMUJU – Semangat belajar terpancar dari puluhan pemuda dan remaja masjid yang mengikuti Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah yang digelar Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat di Hotel Srikandi, Mamuju, Selasa (28/7/2026). Sejak pagi, para peserta memenuhi ruang pelatihan untuk memperdalam ilmu fikih sekaligus keterampilan praktis dalam penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam.
Sebanyak 80 peserta yang berasal dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) dan remaja masjid se-Kabupaten Mamuju mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Tak hanya menyimak materi, mereka juga aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, hingga terlibat langsung dalam sesi praktik. Suasana pelatihan berlangsung dinamis, menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap ilmu yang memiliki nilai ibadah sekaligus manfaat sosial.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Barat, *Amir Dado, S.Sos., M.M.* Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kemampuan menyelenggarakan jenazah merupakan salah satu kewajiban sosial umat Islam yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.
“Di tengah masyarakat, keterampilan ini bukan hanya menjadi pengetahuan keagamaan, tetapi juga bentuk kepedulian dan pelayanan kepada sesama. Karena itu, pemuda dan remaja masjid perlu dibekali kemampuan yang benar agar siap mengambil peran ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Ketua Panitia, *H. Makdoem Ibrahim*, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam membangun kapasitas generasi muda yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, panitia menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, yakni *H. Taufik Abdullah*, *Drs. KH. Muhammad Sukri*, dan *Rahmat, S.Sos.**l Mereka membawakan materi tentang fikih penyelenggaraan jenazah, tata cara memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga proses pemakaman berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Penyampaian materi dipadukan dengan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan secara menyeluruh.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC *Ny. Hasni, S.E.*, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh *Budi Abdullah, S.Pd.I.*, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan Ketua Panitia, sambutan sekaligus pembukaan resmi, pembacaan doa oleh *Ardi*, dan ditutup dengan menyanyikan lagu *Padamu Negeri*.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap semakin banyak pemuda dan remaja masjid yang memiliki kompetensi dalam penyelenggaraan jenazah. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pelayanan sosial keagamaan di lingkungan masing-masing, sekaligus memperkuat nilai kepedulian, gotong royong, dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.(*)



























