Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
HEADLINEHukum&kriminalMamasa

Harga Pertalite Di Mambi Tembus Rp23 Ribu, Distributor SPBU Takurimbik Bungkam

253
×

Harga Pertalite Di Mambi Tembus Rp23 Ribu, Distributor SPBU Takurimbik Bungkam

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com, MAMASA — Kelangkaan Pertalite di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mulai menekan masyarakat. Harga di tingkat pengecer dilaporkan mencapai Rp20 ribu per liter, sementara di sejumlah pelosok desa menembus Rp22 ribu hingga Rp23 ribu per liter.

Kondisi serupa terjadi pada solar yang dibutuhkan masyarakat untuk aktivitas pertanian dan ekonomi. Sulitnya memperoleh BBM membuat warga harus membeli melalui pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Situasi tersebut mendapat sorotan dari Koordinator Aliansi Masyarakat Mambi, Ade Daeng Sijanji, bersama sejumlah tokoh muda setempat. Mereka meminta pemerintah segera memeriksa tata kelola distribusi BBM di SPBU Takurimbik.

Menurut mereka, pemeriksaan perlu dilakukan untuk mengetahui ketersediaan pasokan, mekanisme penyaluran, hingga penerima BBM bersubsidi. Aliansi juga mendesak agar distribusi BBM dilakukan secara transparan dan sesuai peruntukan.

Sorotan itu muncul ketika masyarakat menghadapi kesulitan mendapatkan BBM, sementara harga di luar SPBU melonjak. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat penjelasan dari pengelola SPBU maupun instansi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan distribusi BBM bersubsidi.

Daeng Sijanji mengatakan keresahan masyarakat berpotensi berkembang menjadi aksi jika tidak segera ditangani.

“Jika ini tidak diselesaikan secepatnya, masyarakat akan turun dan menutup SPBU tersebut. Karena menurut kami, SPBU Takurimbik saat ini tidak dinikmati banyak orang, tetapi hanya segelintir orang,” kata Daeng Sijanji.

Aliansi meminta pemerintah tidak berhenti pada penanganan kelangkaan, tetapi membuka informasi mengenai tata kelola distribusi BBM di wilayah Mambi. Mereka mempertanyakan volume pasokan yang diterima SPBU, mekanisme penyalurannya, serta pengawasan terhadap BBM bersubsidi.

Persoalan tersebut kini menjadi perhatian masyarakat Mambi. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan serta memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan agar kelangkaan dan lonjakan harga tidak semakin membebani warga.

Hingga berita ini diterbitkan Pihak SPBU Takurimbi tidak memberikan Jawaban.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *