Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
HEADLINE

Dari Konflik ke Konsensus: Jurus Dialog Bupati Barru Redam Polemik Masjid Nurut Tauhid

133
×

Dari Konflik ke Konsensus: Jurus Dialog Bupati Barru Redam Polemik Masjid Nurut Tauhid

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com.Makassar — Upaya penyelesaian konflik di Masjid Nurut Tauhid BTN Pepabri Barru memasuki babak konstruktif. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengambil langkah strategis dengan melakukan audiensi bersama jajaran Muhammadiyah Sulawesi Selatan guna memastikan persoalan tidak berlarut dan tetap dalam koridor kondusivitas.
Pertemuan perdana berlangsung di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Jumat (27/3/2026).

Dalam forum tersebut, Bupati Barru memaparkan secara komprehensif kronologi kejadian serta langkah-langkah cepat yang telah ditempuh pemerintah daerah bersama aparat keamanan untuk menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Barru diterima langsung oleh Ketua PWM Sulsel, Ambo Asse, bersama jajaran pengurus. Dialog berlangsung terbuka dengan menekankan pentingnya penyelesaian melalui musyawarah dan menghindari eskalasi konflik.

Sebagai penguatan koordinasi, pertemuan lanjutan digelar di Restoran Sandeq. Dalam kesempatan ini, hadir Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Kehadiran tokoh nasional tersebut mempertegas keseriusan semua pihak dalam mengawal penyelesaian konflik secara komprehensif.

Di hadapan pimpinan Muhammadiyah, Bupati kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan persoalan secara adil, transparan, dan berlandaskan hukum. Ia menyatakan bahwa Pemkab Barru tidak akan membiarkan konflik berlarut dan akan terus memfasilitasi dialog hingga tercapai solusi final yang dapat diterima semua pihak.

Sebelumnya, Pemkab Barru telah menginisiasi rapat koordinasi dan mediasi yang melibatkan unsur Muhammadiyah dan pengurus masjid. Hasilnya, kedua pihak sepakat mengedepankan kondusivitas, sehingga aktivitas ibadah di Masjid Nurut Tauhid kini kembali berjalan normal.

Sementara itu, Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap menegaskan kesiapan aparat dalam menjaga keamanan serta mengantisipasi potensi gangguan. Langkah preventif ini dinilai penting untuk memastikan situasi tetap aman selama proses penyelesaian berlangsung.

Ketua PWM Sulsel, Ambo Asse, mengapresiasi langkah cepat dan pendekatan dialogis yang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, upaya tersebut mencerminkan komitmen nyata dalam menjaga harmoni umat.

Senada dengan itu, Abdul Mu’ti menilai pendekatan persuasif dan mediasi yang dilakukan Pemkab Barru sebagai cerminan kepemimpinan yang responsif dan solutif. Ia berharap proses ini tidak hanya menghasilkan kepastian hukum, tetapi juga menjadi contoh penyelesaian konflik sosial yang berkeadaban.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Barru memastikan akan terus mengawal proses penyelesaian, termasuk terkait aspek krusial seperti kepemilikan aset masjid. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menjadi rujukan dalam penyelesaian konflik serupa di masa mendatang.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *