Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
HEADLINEMamasa

14 Siswa SMPN 1 Tabulahan Berobat Usai Santap MBG, 7 Masih Dirawat. PMII Mamasa Meminta Pertanggungjawaban Korwil SPPG Mamasa

265
×

14 Siswa SMPN 1 Tabulahan Berobat Usai Santap MBG, 7 Masih Dirawat. PMII Mamasa Meminta Pertanggungjawaban Korwil SPPG Mamasa

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com, MAMASA — Sebanyak 14 siswa SMP Negeri 1 Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, datang berobat ke Puskesmas Tabulahan setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Puskesmas Tabulahan membenarkan adanya siswa yang datang mendapatkan pelayanan medis. Keterangan tersebut disampaikan melalui sambungan telepon.

“Yang datang berobat ada 14 siswa. Tujuh di antaranya sedang dirawat,” kata Kepala Puskesmas Tabulahan.

Menurut dia, siswa lainnya masih dalam penanganan dengan kondisi berbeda. Sebagian menjalani observasi, sedangkan beberapa siswa telah dipulangkan karena dinilai sudah tidak mengalami gejala.

Pihak Puskesmas Tabulahan belum memberikan nama-nama siswa yang mendapatkan pelayanan medis. Kepala Puskesmas mengatakan petugas masih berfokus melakukan penanganan dan pemulihan pasien.

“Untuk nama-nama siswa belum bisa diberikan. Nanti menyusul karena pihak Puskesmas Tabulahan masih melakukan aktivitas pemulihan terhadap pasien,” ujarnya.

Makanan Tiba Pukul 10.00 WITA

Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan Imran, pemuda Tabulahan.

Menurut Imran, makanan MBG tiba di SMP Negeri 1 Tabulahan sekitar pukul 10.00 WITA. Sekitar pukul 11.30 WITA, sejumlah siswa dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan tersebut.

Informasi yang beredar menyebut salah satu menu yang dikonsumsi siswa adalah olahan ayam. Menu tersebut diduga telah mengalami perubahan kondisi dan disebut seperti makanan basi.

Namun, kondisi makanan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai penyebab gangguan kesehatan para siswa. Belum ada hasil pemeriksaan yang memastikan hubungan antara makanan MBG dengan keluhan kesehatan yang dialami siswa.

Pengelola Dapur Jadi Sorotan

Penyelenggaraan MBG di Tabulahan juga menjadi perhatian karena dapur penyedia makanan disebut dikelola oleh

Selain itu, terdapat informasi mengenai pihak yang disebut memiliki keterkaitan dengan SPPG tersebut. Sumber menyebut nama Polem atau Alpolem sebagai pihak yang diduga memiliki hubungan dengan SPPG Tabulahan.

PMII Minta Evaluasi

Peristiwa ini mendapat sorotan dari PMII Cabang Mamasa. Sekretaris PMII Cabang Mamasa, Imran, meminta SPPG Tabulahan bersama mitra dapur memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut.

Menurut Imran, program MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi siswa, tetapi juga menyangkut keamanan makanan yang dikonsumsi penerima manfaat.

Ia meminta evaluasi dilakukan terhadap seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari kualitas bahan baku, proses memasak, penyimpanan hingga distribusi ke sekolah.

Korwil SPPG Mamasa Belum Memberikan Keterangan

Sementara itu, Syahrul Gunawan selaku Korwil SPPG Mamasa saat dikonfirmasi mengenai dugaan gangguan kesehatan yang dialami para siswa, termasuk proses penyediaan dan distribusi makanan MBG di SMP Negeri 1 Tabulahan, belum memberikan keterangan.

Hingga berita ini disusun, Syahrul Gunawan belum memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut.

Pihak pengelola Yayasan SPPG  Tabulahan dan pihak yang disebut memiliki keterkaitan dengan SPPG tersebut juga belum memberikan klarifikasi.

Hingga kini, 14 siswa telah dikonfirmasi datang berobat ke Puskesmas Tabulahan dan tujuh di antaranya masih menjalani perawatan. Siswa lainnya masih dalam observasi atau telah dipulangkan karena kondisi mereka dinilai membaik.

Penyebab gangguan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan. Pemeriksaan medis dan penelusuran terhadap makanan yang dikonsumsi diperlukan untuk memastikan penyebab kejadian.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *