Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
HEADLINEMajene

Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

305
×

Dugaan Setoran Rp540 Juta di Majene, Nama Bupati dan Sekda Disebut dalam Pengakuan Ilham

Sebarkan artikel ini

MAJENE, DentumNusantara.com, — Dugaan setoran uang sebesar Rp540 juta yang dikaitkan dengan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene menjadi sorotan. Seorang bernama Ilham mengungkap dugaan aliran dana yang disebut ditransfer ke rekening pribadi Imran, pengadministrasi UPTD Mess Pemerintah Daerah Majene di Jakarta.

Dalam pemberitaan EPN Media Online, Jumat, 23 Oktober 2026, Ilham mengaku mengetahui dan terlibat dalam pengurusan penyetoran dana tersebut. Pengakuannya turut menyebut nama Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Majene dalam rangkaian pertemuan yang membahas persoalan tersebut.

Aliran uang Rp540 juta itu memunculkan sejumlah pertanyaan mengenai asal dana, tujuan penyetoran, serta pihak-pihak yang terlibat dalam prosesnya.

Rekening Pribadi Jadi Sorotan

Ilham menyebut uang Rp540 juta tersebut ditransfer ke rekening pribadi Imran. Informasi ini menjadi salah satu titik penting dalam penelusuran dugaan setoran yang dikaitkan dengan program revitalisasi sekolah di Majene.

Penggunaan rekening pribadi dalam transaksi yang diduga berkaitan dengan kegiatan pemerintah memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pembayaran dan pertanggungjawaban dana tersebut.

Belum terurai secara terperinci dalam pemberitaan itu siapa pengirim awal uang, kapan seluruh transaksi dilakukan, serta bagaimana dana tersebut digunakan setelah diterima.

Nama Bupati dan Sekda Disebut

Dalam pengakuannya, Ilham menyebut Bupati dan Sekda Majene menghadiri pertemuan yang membahas persoalan penyetoran dana tersebut.

Ia juga mengaku beberapa kali membicarakan masalah itu dengan Surachmat, yang disebut sebagai staf khusus Bupati Majene, melalui percakapan WhatsApp. Menurut Ilham, pembahasan berlangsung dalam sejumlah pertemuan di Rumah Jabatan Bupati dan kantor bupati.

Keterangan tersebut menempatkan rangkaian pertemuan dan komunikasi sebagai bagian penting untuk mengurai dugaan setoran Rp540 juta. Isi percakapan, waktu pertemuan, serta keterangan orang-orang yang hadir menjadi informasi yang dapat menjelaskan bagaimana pembahasan mengenai uang tersebut berlangsung.

Ilham Mengaku Pernah Disekap

Selain mengungkap dugaan aliran uang, Ilham mengaku pernah mengalami penyekapan selama dua bulan oleh seseorang yang disebutnya sebagai salah satu pihak yang menyetor dana.

Ia menyatakan dirinya mengalami tekanan dan ketakutan sebelum akhirnya mengungkap persoalan tersebut kepada publik.

Pengakuan mengenai penyekapan itu menambah dimensi persoalan yang disampaikan Ilham. Kronologi kejadian, lokasi, identitas orang yang dituduh, serta hubungan peristiwa tersebut dengan dugaan setoran uang menjadi bagian lain yang perlu ditelusuri.

Menelusuri Asal-usul Rp540 Juta

Dugaan setoran ini berkaitan dengan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Majene. Karena itu, penelusuran perlu diarahkan pada identitas paket pekerjaan, sumber dana, pihak pelaksana, serta mekanisme pembayaran yang diduga berhubungan dengan uang tersebut.

Bukti transfer dapat menjelaskan identitas pengirim dan penerima, tanggal transaksi, serta nominal yang dipindahkan. Dokumen proyek dan komunikasi pihak-pihak terkait dapat membantu menjelaskan alasan penyetoran dan kaitannya dengan pelaksanaan program revitalisasi sekolah.

Hingga berita ini diterbitkan, sejumlah pertanyaan mengenai asal-usul uang, tujuan transfer belum ditanggapi oleh pihak yang disebut dalam berita(*)

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *