Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pinrang

Tepis Isu Cuek, Kemenag Pinrang Salurkan Bantuan Rehab untuk MI DDI Batulosso

245
×

Tepis Isu Cuek, Kemenag Pinrang Salurkan Bantuan Rehab untuk MI DDI Batulosso

Sebarkan artikel ini

PINRANG,DentumNusantara.com. — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, memastikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) DDI Batulosso, Lembang akan segera direhabilitasi.

Hal itu diungkap Muh. Idris saat menanggapi informasi masyarakat terkait kondisi madrasah tersebut yang dinilai kurang mendapat perhatian.

Muhammad Idris juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Pinrang.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian masyarakat terhadap dunia pendidikan. Sekali lagi, terima kasih kami sampaikan atas perhatian dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Bumi Lasinrang. Namun, perlu kami luruskan bahwa pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, tidak tinggal diam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kementerian Agama Kabupaten Pinrang telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi MI DDI Batulosso untuk melihat secara objektif kondisi bangunan dan fasilitas sekolah.

Selain itu, sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab pemerintah, Kemenag Pinrang juga telah mengalokasikan serta menyalurkan bantuan dana stimulan yang diperuntukkan khusus bagi perbaikan dan rehabilitasi gedung madrasah tersebut.

Muhammad Idris menambahkan, meskipun MI DDI Batulosso hingga saat ini belum memiliki Izin Operasional (IJOP), pihaknya tetap berkomitmen mendampingi pengelola agar segera memperoleh legalitas tersebut.

“Meski madrasah ini belum memiliki IJOP, kami tetap berkomitmen membantu pengelolanya mendapatkan izin operasional sebagai salah satu syarat untuk memperoleh bantuan dari pemerintah,” jelasnya.

Saat ini, bantuan yang telah dialokasikan tersebut sedang memasuki tahap realisasi fisik. Ia berharap proses rehabilitasi dapat segera selesai sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih nyaman dan aman bagi para siswa.

Lebih lanjut, Muhammad Idris mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan dalam pengembangan madrasah.

Menurutnya, sesuai nomenklatur terbaru, madrasah swasta kini disebut sebagai madrasah yang diselenggarakan oleh masyarakat, sehingga pengembangannya menjadi tanggung jawab bersama antara yayasan, masyarakat, dan pemerintah.

“Kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun. Namun, kami juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyaring informasi sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus mengawal peningkatan fasilitas pendidikan dan keagamaan di seluruh wilayah Kabupaten Pinrang secara bertahap dan berkeadilan.

“Terima kasih atas perhatian dan dukungan seluruh masyarakat. Mari bersama-sama kita kawal pembangunan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Pinrang,” tutupnya.(***)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polda Sulsel

DentumNusantara.com, Pinrang – Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan yang sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Enrekang untuk melaksanakan tugas kemanusiaan, mendadak menghentikan laju kendaraan setelah menemukan sebuah rumah warga yang terbakar di Kampung Paleteang II, Kelurahan Temmasarangnge, Kabupaten Pinrang, Sabtu (01/08/2026). Melihat kobaran api yang membesar dan warga berupaya melakukan pemadaman secara mandiri, personel Tim SAR Batalyon B Pelopor langsung turun dari kendaraan untuk memberikan bantuan. Bersama masyarakat, personel Brimob berjibaku memadamkan api serta mengamankan area sekitar agar kobaran tidak merambat ke rumah warga lainnya. Berkat respons cepat personel dan kerja sama dengan warga, api berhasil dikendalikan sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat diminimalisasi. Setelah memastikan situasi aman, Tim SAR kembali melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Enrekang untuk melaksanakan tugas yang telah dijadwalkan. Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Dr. Ramli, mengatakan bahwa tindakan cepat personelnya merupakan bentuk komitmen Brimob untuk selalu hadir memberikan pertolongan kepada masyarakat, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan. “Personel Brimob tidak hanya menjalankan tugas sesuai penugasan, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Saat melihat adanya kebakaran di tengah perjalanan, personel kami langsung mengambil tindakan cepat untuk membantu proses pemadaman dan memastikan keselamatan warga. Ini merupakan implementasi dari motto Brimob, yaitu Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” ujar Kompol Dr. Ramli. Ia menambahkan bahwa setiap personel Brimob dibekali kemampuan dalam penanganan keadaan darurat sehingga diharapkan mampu memberikan respons cepat terhadap berbagai situasi yang mengancam keselamatan masyarakat. “Kami…