Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahMajene

Langka dan Harga Melambung, LPG 3 Kg di Majene Dikeluhkan Mahasiswa

155
×

Langka dan Harga Melambung, LPG 3 Kg di Majene Dikeluhkan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, MAJENE — Kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Majene kian memicu keresahan. Selain sulit ditemukan, harga gas bersubsidi tersebut juga dilaporkan melonjak jauh di atas ketentuan. Kondisi ini paling dirasakan kalangan mahasiswa yang bergantung pada LPG untuk kebutuhan sehari-hari.

Rahmat, mahasiswa asal Kabupaten Mamasa yang tengah menempuh pendidikan di Majene, mengaku sudah tiga hari berkeliling mencari LPG 3 kg tanpa hasil. “Pangkalan kosong, pengecer juga tidak ada. Saya sudah hampir mengelilingi semua tempat biasa kami beli, tapi tetap tidak dapat,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Tiara, mahasiswa kesehatan di salah satu kampus di Majene. Ia menuturkan bahwa persoalan ini bukan hanya soal kelangkaan, tetapi juga lonjakan harga yang tidak wajar. “Sudah sekitar dua bulan terakhir, harga tabung LPG 3 kg yang kami beli mencapai Rp40 ribu hingga Rp45 ribu. Ini jelas sangat memberatkan,” katanya.

Padahal, LPG 3 kg merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Namun di lapangan, kondisi justru berbeda. Dugaan mengarah pada distribusi yang tidak tepat sasaran serta potensi permainan di tingkat pangkalan hingga pengecer.

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius terhadap pengawasan distribusi oleh pihak terkait, termasuk Pertamina sebagai penyalur dan pemerintah daerah sebagai pengawas. Jika kelangkaan terus terjadi disertai harga yang melambung, maka ada indikasi masalah dalam rantai distribusi.

Mahasiswa menilai pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Majene untuk segera turun tangan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap pangkalan dan jalur distribusi LPG 3 kg. Transparansi serta penindakan tegas terhadap pelanggaran dinilai menjadi langkah mendesak untuk menghentikan praktik yang merugikan masyarakat.

“Ini bukan sekadar soal gas, ini soal hak masyarakat kecil yang dirampas secara sistematis,” ujar salah satu mahasiswa.

Jika tidak segera ditangani, kelangkaan LPG 3 kg di Majene berpotensi memicu krisis kebutuhan dasar yang lebih luas, dengan masyarakat kecil sebagai pihak yang paling terdampak.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *