PAREPARE, DentumNusantara.com – Tim Nasional (Timnas) Sepak Takraw Indonesia mulai menjalani training center (TC) mandiri di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games 2026. Selama pemusatan latihan, para atlet memanfaatkan fasilitas GOR Parepare serta pusat kebugaran (gym) di Lagota untuk meningkatkan performa.
Pelatih Timnas Sepak Takraw Indonesia, Abdul Gani, mengapresiasi fasilitas latihan yang tersedia di Parepare. Menurutnya, keberadaan empat lapangan dalam satu Gedung Olahraga (GOR) sangat membantu pelaksanaan program latihan.
“Alhamdulillah bagus. Tadi pagi kami sudah uji coba lapangan, sudah beradaptasi, dan disiapkan empat lapangan,” ujar Abdul Gani kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).
Ia menjelaskan, dua lapangan digunakan tim putra dan dua lapangan lainnya untuk tim putri. Dengan demikian, seluruh atlet dapat berlatih secara bersamaan tanpa harus bergantian menggunakan lapangan.
“Biasanya di tempat lain hanya tersedia tiga lapangan sehingga latihan harus bergantian. Di GOR Parepare ini cukup luas sehingga latihan bisa dilakukan secara serentak,” jelasnya.
Selain latihan teknik di lapangan, para atlet juga menjalani program peningkatan kondisi fisik di pusat kebugaran Lagota. Program tersebut meliputi latihan beban, peningkatan daya tahan, kecepatan, kelincahan, hingga reaksi sebelum dipadukan dengan latihan teknik.
“Aktivitasnya meliputi latihan fisik, weight training, peningkatan daya tahan, speed, kelincahan, reaksi, kemudian dipadukan dengan latihan teknik di lapangan,” ungkap Abdul Gani.
Meski TC ini masih dilaksanakan secara mandiri dengan dukungan pembiayaan dari Ketua Umum PB PSTI, H. Surianto, Abdul Gani menilai fasilitas yang diberikan sangat memadai dan setara dengan pemusatan latihan nasional.
“Sebenarnya ini masih biaya mandiri dari Pak Ketum H. Surianto. Fasilitas yang beliau berikan sangat luar biasa,” katanya.
Dengan dukungan fasilitas yang dinilai optimal, tim pelatih semakin optimistis menghadapi Asian Games 2026. Timnas menargetkan medali emas, baik di sektor putra maupun putri, khususnya pada nomor quadrant.
“Target kami jelas, tim putra meraih emas di nomor quadrant, begitu juga tim putri menargetkan emas di nomor quadrant,” tutup Abdul Gani.
















