Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Enam Hari Berlatih, Anak-anak Barru Bikin Panggung Losari Terpukau

57
×

Enam Hari Berlatih, Anak-anak Barru Bikin Panggung Losari Terpukau

Sebarkan artikel ini

dentumnusantara.comMakassar — Panggung Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sabtu (12/9/2026), mendadak menjadi panggung kebanggaan bagi Kabupaten Barru.
Lewat ajang Fashion and Fusion Attayang Sunset yang digelar Pemerintah Kota Makassar, anak-anak binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru tampil membawakan Seni Pertunjukan Barru Pride, sebuah tarian kolosal yang mengangkat kisah dan suasana kehidupan salah satu tokoh penting dalam sejarah Barru, Colliq Pujie, Arung Pancana Toa atau Arung Retna Kencana.

Yang membuat penampilan itu semakin istimewa, para penari cilik tersebut hanya memiliki waktu enam hari untuk mempersiapkan diri.
Namun singkatnya waktu latihan tak mengurangi penampilan mereka.

Dengan gerakan yang kompak dan penuh percaya diri, anak-anak Barru sukses menyuguhkan pertunjukan yang memukau di hadapan masyarakat yang hadir di kawasan Pantai Losari.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang hadir dalam kegiatan tersebut mengaku bangga sekaligus terkejut melihat penampilan anak-anak Barru.

“Saya sangat excited, sangat surprise melihat anak-anak kita menari dengan begitu gemulai. Tentu ini karena ada semangat yang ada di dalam diri mereka,” ungkap Andi Ina.

Menurutnya, kesempatan tampil dalam agenda Attayang Sunset menjadi ruang penting bagi Kabupaten Barru untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

“Alhamdulillah hari ini anak-anak Barru menyumbangkan satu tarian kolosal terkait dengan suasana Barru dan tentu terkait dengan Colliq Pujie, Arung Retna Kencana, Arung Pancana Toa. Ini menjadi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Kota Makassar,” ujar Andi Ina.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Makassar yang memberikan ruang kepada daerah lain untuk memperkenalkan potensi seni dan budayanya dalam agenda Attayang Sunset yang digelar secara rutin setiap bulan.

Bagi Andi Ina, kolaborasi tersebut bukan sekadar pertunjukan seni. Lebih jauh, panggung tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas budaya Barru sekaligus membuka peluang kerja sama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Ia berharap konsep serupa dapat menginspirasi Kabupaten Barru untuk menghadirkan agenda budaya dan pariwisata yang mampu menarik wisatawan dari luar daerah.

“Ini bisa menjadi inspirasi bagi kita di Barru untuk membuat kegiatan-kegiatan seperti ini, sehingga orang dari luar bisa datang melihat budaya kita sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat Barru untuk mengapresiasi seni dan budayanya,” ujarnya.
Bupati Andi Ina Ikut Naik Panggung
Bukan hanya anak-anak Barru yang mencuri perhatian.

Bupati Andi Ina juga turut menjadi bagian dari kemeriahan Attayang Sunset.
Bersama Harmoni 93, paduan suara yang beranggotakan alumni SMA angkatan 1993 se-Kota Makassar, Andi Ina ikut tampil di atas panggung.

Tiga lagu dibawakan dalam penampilan tersebut, yakni Pakkarena, Butta Kalassukangku, dan Hip Hip Hura.
Bagi Andi Ina, Harmoni 93 menjadi wadah silaturahmi dan kebersamaan lintas sekolah bagi para alumni angkatan 1993 di Kota Makassar.

“Saya sendiri menyanyi, ikut menyanyi, karena kami ini ada angkatan 93 seluruh angkatan SMA se-Kota Makassar. Tidak ada perbedaan sekolah mana, tapi ini adalah Harmoni 93,” katanya.

Kehadiran Barru di panggung Attayang Sunset pun menjadi warna tersendiri. Seni tradisi, generasi muda, dan semangat kolaborasi pemerintah daerah berpadu dalam satu panggung di kawasan ikonik Kota Makassar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Makassar, Ketua TP PKK Kota Makassar, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar.

Sementara Bupati Barru didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Inspektur Daerah, Kepala Bapenda, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Barru.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *