DentumNusantara.com.Barru – Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Barru menggelar kegiatan tanam padi bersama sebagai upaya meningkatkan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Kegiatan ini berlangsung di area persawahan Kelompok Tani Duajeng I, Dusun Ulo, Desa Libureng, Kecamatan Tanete Riaja, Rabu (18/3/2026), dan dihadiri tim dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut melibatkan petani, kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan, serta unsur pemerintah daerah. Kehadiran tim Kementan RI menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat dalam mendorong percepatan tanam dan peningkatan produksi padi di daerah.
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Barru menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memotivasi petani agar lebih semangat mengelola lahan, khususnya pada awal musim tanam.
“Melalui kegiatan ini kita ingin mendorong percepatan tanam sekaligus meningkatkan produktivitas padi di Kabupaten Barru. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, tanam bersama ini merupakan bagian dari akselerasi Luas Tambah Tanam (LTT) bulan Maret 2026 dengan target nasional seluas 198,6 hektare.
Pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai, mengingat petani mulai memasuki masa panen musim tanam 2025/2026 dengan estimasi luas panen mencapai 1.974 hektare.
Selain itu, harga gabah saat ini tergolong tinggi, berkisar Rp6.700–Rp6.800 per kilogram GKP, atau melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp6.500 per kilogram. Hal ini diharapkan semakin mendorong semangat petani dalam meningkatkan produksi.
Adapun luas areal tanam di Kelompok Tani Duajeng mencapai 25 hektare dari total hamparan seluas 215 hektare.
Kegiatan tanam bersama ini tidak hanya menjadi simbol dimulainya musim tanam, tetapi juga momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program pertanian.
Pemerintah berharap, melalui kegiatan ini, produksi padi di Kabupaten Barru dapat terus meningkat sehingga mampu menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Pusat SDM Kementan RI, tim PJ Swasembada Pangan Kementan, tim ahli Kementan, Kepala Balai BRMP Provinsi Sulawesi Selatan, unsur TNI-Polri, camat, kepala desa, penyuluh pertanian, serta kelompok tani se-Kecamatan Tanete Riaja.(*)
















