Dentumnusantara.comBARRU – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat ketahanan pangan hewani terus diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan di sektor peternakan. Tidak hanya berfokus pada peningkatan populasi ternak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Barru juga memastikan setiap produk asal hewan yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Barru, Andi Muhammad Nur, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa pihaknya menjalankan pelayanan secara menyeluruh, mulai dari pembinaan peternak, pengendalian penyakit hewan, pengawasan kesehatan masyarakat veteriner, hingga pengolahan dan pemasaran hasil peternakan.
“Visi kami adalah membangun sektor peternakan yang tidak hanya berkembang dari sisi jumlah, tetapi juga kualitas. Hewan ternak harus sehat, produk yang dihasilkan aman dikonsumsi, dan kesejahteraan peternak terus meningkat,” ujar Andi Muhammad Nur, Selasa (15/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan pembangunan peternakan membutuhkan kerja yang terintegrasi.
Karena itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Barru diperkuat oleh jajaran struktural yang memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Sekretaris Dinas, Syahidah, M.Si., memastikan seluruh administrasi, perencanaan program, dan koordinasi internal berjalan efektif sehingga setiap program dapat terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Kabid Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran, Syahrir, S.Pt., M.Si., bersama timnya menjadi ujung tombak pelayanan teknis di lapangan. Bidang yang dikenal dengan sebutan Keswan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran ini bertanggung jawab menjaga kesehatan ternak sekaligus mengawasi keamanan produk asal hewan yang beredar di tengah masyarakat.
“Setiap hari tim turun ke lapangan melakukan vaksinasi, pemeriksaan kesehatan ternak, pengawasan di rumah potong hewan, monitoring produk di pasar, hingga memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM pengolahan hasil ternak. Pelayanan ini dilakukan secara berkesinambungan karena menyangkut kesehatan masyarakat,” jelas Andi Muhammad Nur.
Selain pengawasan kesehatan hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Barru juga terus mendorong peningkatan nilai tambah produk peternakan melalui pembinaan UMKM.
Langkah ini bertujuan menghasilkan produk olahan yang berkualitas, memiliki daya saing, serta mampu menembus pasar yang lebih luas.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan peternak dan pelaku usaha di sektor peternakan.
Dengan sinergi seluruh jajaran, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Barru optimistis mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, menjaga kesehatan hewan, menjamin keamanan pangan asal hewan, serta mendukung terwujudnya sektor peternakan Barru yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
















