DENTUMNUSANTARA.com.Parepare – Malam ke-29 Ramadhan di Masjid Nurussamawati berlangsung khusyuk dengan shalat Isya berjamaah yang dipimpin oleh Imam Masjid, Bapak Usman Toha, S.E., M.M. Setelah shalat, beliau menyampaikan ceramah bertajuk “Taubat dan Kematian”, mengingatkan jamaah tentang pentingnya selalu bertaubat dan memperbanyak istighfar, khususnya dengan doa:
“Astaghfirullahal ‘azim alladzi laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum wa atuubu ilaih.”
Beliau menekankan bahwa taubat harus senantiasa dilakukan setiap saat, baik setelah shalat fardhu maupun di waktu lainnya. Dalam ceramahnya, Imam Usman Toha juga mengingatkan para istri untuk taat kepada suami, mengingat salah satu hadits yang menyebutkan bahwa mayoritas penghuni neraka adalah perempuan yang durhaka kepada suami.
Ceramah yang dibawakan dengan gaya santai dan sesekali diselingi humor ini membuat suasana lebih hidup. Salah satu momen yang mengundang tawa jamaah adalah ketika beliau menyinggung poligami berdasarkan Surat An-Nisa ayat 3,
وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا۟ فِى ٱلْيَتَٰمَىٰ فَٱنكِحُوا۟ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ ٱلنِّسَآءِ مَثْنَىٰ وَثُلَٰثَ وَرُبَٰعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا۟ فَوَٰحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَلَّا تَعُولُوا۟
Artinya: “Dan Jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi; dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.”

dengan demikian pesan agar para istri tidak terlalu kesal jika suaminya ingin menikah lagi, karena dalam Islam memang diperbolehkan menikahi hingga empat istri dengan syarat keadilan.
Di akhir ceramah, beliau menegaskan pentingnya selalu mengingat kematian agar tidak ada penyesalan di akhirat nanti, khususnya bagi kaum perempuan. Usai ceramah, shalat tarawih 20 rakaat dilanjutkan dengan imam tarawih Muhammad Hidayat Al Hafidz.
Malam Ramadhan yang penuh berkah ini menjadi pengingat bagi seluruh jamaah untuk selalu bertaubat, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT
















