Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Sekda Barru Tekankan Akurasi Data, Bantuan Beras Tiga Bulan Harus Tepat Sasaran

160
×

Sekda Barru Tekankan Akurasi Data, Bantuan Beras Tiga Bulan Harus Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comBARRU — Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat koordinasi dalam penyaluran bantuan pangan beras untuk masyarakat. Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., membuka Sosialisasi Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Pemberian Bantuan Pangan Beras periode Juli, Agustus, dan September 2026 di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Barru, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Barru Kompol Hardoko, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Barru, Danramil Barru Letda Inf. Jufri yang mewakili Dandim 1405/Parepare, perwakilan Kejaksaan Negeri Barru, Asisten II Setda Barru, pimpinan OPD terkait, para camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Barru.

Dalam sambutannya, Andi Syarifuddin menegaskan bahwa sosialisasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan penyaluran bantuan pangan beras berjalan tertib, tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan penyaluran bantuan pangan beras dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sekda juga meminta seluruh pihak melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan penyaluran bantuan pada periode sebelumnya. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui berbagai kendala dan kekurangan yang terjadi di lapangan agar penyaluran untuk alokasi Juli, Agustus dan September 2026 dapat berjalan lebih baik.

“Alhamdulillah, pelaksanaan selama ini telah berjalan dengan cukup baik. Namun, berdasarkan pengalaman di lapangan, kegiatan penyaluran bantuan sosial tentu memiliki berbagai tantangan dan kendala. Terkadang terdapat kondisi yang tidak dapat diprediksi sebelumnya sehingga membutuhkan penanganan dan respons yang cepat,” jelasnya.

Karena itu, ia meminta dukungan dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI dan Polri, jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa dan kelurahan.
Akurasi Data Jadi Kunci
Selain kelancaran distribusi, persoalan data penerima menjadi perhatian utama Pemkab Barru.

Andi Syarifuddin menilai akurasi data merupakan salah satu faktor penting dalam memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Pemerintah desa dan kelurahan, kata dia, telah diberikan ruang untuk mengusulkan perubahan maupun pemutakhiran data melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

Usulan tersebut dapat dilakukan melalui jalur formal maupun partisipatif.
Namun, proses perubahan data tidak dapat dilakukan secara instan karena setiap usulan harus melewati sejumlah tahapan, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat pusat sebelum diproses oleh instansi terkait.

“Meskipun proses tersebut membutuhkan waktu, saya berharap seluruh jajaran tetap aktif melakukan pemutakhiran dan pengusulan perubahan data sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar masyarakat yang secara kondisi sosial ekonomi layak menerima bantuan, tetapi belum tercatat sebagai penerima, tetap memiliki kesempatan untuk diusulkan melalui prosedur yang benar.
Pemutakhiran data, lanjutnya, bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan komitmen dan koordinasi bersama antara pemerintah daerah, kecamatan, desa dan kelurahan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita terus memperbaiki akurasi data dan meningkatkan koordinasi agar penyaluran bantuan pangan ke depan semakin tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Dorong Penyaluran Tepat Sasaran dan Transparan
Sekda berharap sosialisasi tersebut mampu menyatukan pemahaman seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan pangan.

Dengan koordinasi yang semakin kuat dan data penerima yang terus diperbarui, pemerintah daerah diharapkan dapat meminimalkan kesalahan dalam distribusi sekaligus memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan pangan ini harus kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah untuk bantuan pangan beras periode Juli, Agustus dan September 2026 di Kabupaten Barru.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *