DENTUMNUSANTARA COM, PAREPARE – Gerakan Safari Shalat Subuh Berjamaah yang rutin dilaksanakan Majelis Syuhada Kota Parepare kembali mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Pada Jumat Subuh, 19 Juni 2026, ratusan jamaah memadati Masjid Al Abrar yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani KM 4, Kelurahan Lapadde, Kota Parepare.
Sejak dini hari sekitar pukul 04.00 WITA, jamaah mulai berdatangan dari berbagai daerah. Kapasitas masjid yang mampu menampung sekitar 500 orang tidak lagi mencukupi. Akibat membludaknya jamaah, sebagian harus menempati lantai dua, sementara lainnya melaksanakan shalat di area teras masjid.
Ketua DKM Masjid Al Abrar, Kapten Purn. H. Amir Sabanna, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya atas antusiasme para jamaah yang hadir.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Majelis Syuhada. Masjid Al Abrar pagi ini benar-benar penuh. Jika ada jamaah yang terlambat mendapatkan tempat di lantai bawah, dipersilakan menuju lantai dua. Bukan masjidnya yang kecil, tetapi jamaahnya yang luar biasa banyak,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para tamu yang hadir, di antaranya H. Pangerang Rahim, mantan Wakil Wali Kota Parepare, H. Rusdi Cara selaku Anggota DPRD Barru, jamaah dari Kabupaten Pinrang dan Sidrap, para ketua DKM, serta seluruh peserta Safari Subuh Majelis Syuhada.
Sebelum tausiyah dimulai, seluruh jamaah diajak mendoakan kesembuhan salah seorang jamaah aktif Masjid Al Abrar dan Majelis Syuhada, H. Yodi Haya, yang sedang menjalani perawatan karena sakit. Doa bersama dipanjatkan dengan membaca Surah Al-Fatihah agar Allah SWT segera mengangkat penyakit yang dideritanya.
Tausiyah Subuh dibawakan oleh Dr. M. Arafah, S.H.I., M.H.I., Ketua Ikatan Pemuda DDI Sulawesi Selatan sekaligus dosen IAI Kabupaten Sidrap. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa salah satu tanda seseorang memperoleh ridha Allah adalah kesungguhannya mendekatkan diri kepada-Nya.
“Inti dari seluruh ibadah adalah taqarrub ilallah, mendekatkan diri kepada Allah. Shalat berjamaah bukan sekadar menjalankan kewajiban, tetapi sarana untuk mempererat hubungan dengan Sang Pencipta,” ujarnya.
Menurutnya, tujuan utama penciptaan manusia sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Karena itu, setiap ibadah harus dilandasi niat yang benar dan dilakukan dengan penuh keikhlasan.
Membahas tentang surga, Dr. Arafah mengingatkan agar umat Islam tidak merasa cukup dengan banyaknya amal yang dilakukan. Ia menegaskan bahwa masuk surga merupakan karunia dan rahmat Allah SWT yang diperoleh melalui syafaat-Nya serta syafaat Rasulullah ﷺ.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan petuah Gurutta KH. Sanusi Baco yang sarat makna. Dalam bahasa Bugis beliau mengatakan, “Narekko majjamako jamang-jamang, aja musappa dalle, tapi sappai barakka’na”, yang berarti, “Jika bekerja, jangan hanya mengejar hasil, tetapi carilah keberkahan dari pekerjaan itu.”
Pesan tersebut dikaitkan dengan firman Allah dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 10 yang memerintahkan manusia mencari karunia Allah setelah menunaikan shalat. Menurutnya, keberkahan jauh lebih bernilai daripada sekadar banyaknya rezeki.
Dr. Arafah juga mengingatkan jamaah tentang besarnya keutamaan shalat Subuh berjamaah. Ia mengajak seluruh peserta untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ dan terus menjaga kehadiran di masjid pada waktu Subuh meskipun terasa berat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam beramal. Menurutnya, seseorang yang masih sibuk menghitung-hitung kebaikan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa keikhlasannya masih perlu diperbaiki.
“Kerjakan amal semampunya dan lakukan secara berkesinambungan. Allah lebih mencintai amalan yang sedikit tetapi istiqamah dibandingkan yang besar namun terputus,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa sedekah tidak selalu berbentuk materi. Tenaga, ilmu, pikiran, bahkan senyuman kepada sesama termasuk bentuk sedekah yang bernilai di sisi Allah SWT.
Dalam tausiyahnya, Dr. Arafah mengajak jamaah untuk lebih fokus memperbaiki diri sendiri daripada membandingkan diri dengan orang lain. Menurutnya, ukuran keberhasilan seorang muslim adalah ketika dirinya hari ini lebih baik daripada hari kemarin.
Bagi jamaah yang sedang menghadapi ujian sakit atau kesulitan hidup, ia menganjurkan memperbanyak membaca doa Nabi Yunus AS, “La ilaha illa Anta Subhanaka inni kuntu minadz-zalimin”, yang dikenal sebagai salah satu doa mustajab.
Ia juga mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam setiap aktivitas kehidupan.
“Apa pun yang kita lakukan hendaknya diniatkan karena Allah semata. Semua berasal dari Allah, bersama Allah, dan pada akhirnya akan kembali kepada Allah,” pesannya.
Menjelang akhir ceramah, Dr. Arafah berpesan agar setiap muslim senantiasa membawa manfaat bagi sesama.
“Jika tidak mampu membantu orang lain, setidaknya jangan menjadi penyebab kesulitan bagi mereka,” ujarnya.
Ceramah kemudian ditutup dengan doa yang mengajak jamaah untuk beribadah semata-mata demi meraih ridha Allah SWT, bukan hanya karena mengharapkan surga ataupun takut terhadap siksa neraka.
Sementara itu, Muassis Majelis Syuhada Parepare, H. Baktiar Syarifuddin, dalam sambutan penutup mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga semangat istiqamah dalam shalat Subuh berjamaah, memperbanyak sedekah, serta mempererat tali silaturahmi.
Ia juga mengumumkan agenda Safari Subuh berikutnya yang akan dilaksanakan di Masjid Nurul Hidayah, Lainungan, Kabupaten Sidrap, dan pekan selanjutnya di Masjid Muhajirin, Ujung Lero, Kabupaten Pinrang.
Di akhir kegiatan, H. Baktiar menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid, DKM, majelis taklim, dan masyarakat sekitar atas sambutan hangat yang diberikan. Ia juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, termasuk dalam pengaturan kendaraan jamaah.
Safari Subuh Majelis Syuhada kembali menunjukkan bahwa memakmurkan masjid bukan hanya slogan semata. Melalui gerakan ini, semangat shalat Subuh berjamaah terus tumbuh dan menjadi bagian dari syiar Islam yang hidup di Kota Parepare dan wilayah sekitarnya.
Beranda
Parepare
Safari Subuh Majelis Syuhada Padati Masjid Al Abrar, Dr. M. Arafah Tekankan Pentingnya Taqarrub Ilallah
Safari Subuh Majelis Syuhada Padati Masjid Al Abrar, Dr. M. Arafah Tekankan Pentingnya Taqarrub Ilallah
Dedi DSAS5 min baca
















