DentumNusantara.com, PINRANG – Semangat memakmurkan masjid kembali menggema di Kabupaten Pinrang. Pejuang Subuh Majelis Syuhada Kota Parepare menggelar Gerakan Safari Shalat Subuh Berjamaah yang ke-6 kalinya di Kabupaten Pinrang, bertempat di Masjid Jami Nurul Huda, Jl. Pelita Tengah Amassangeng, Kelurahan Laleng Bata, Kecamatan Paleteang, Jumat Subuh (16/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 03.40 Wita ini dihadiri ratusan jamaah dari berbagai majelis taklim, masyarakat Pinrang, dan rombongan Pejuang Subuh Parepare yang datang dengan seragam gamis jubah putih.
*SAMBUTAN PENERIMAAN: WAKIL BUPATI PINRANG*
Acara diawali sambutan penerimaan oleh Wakil Bupati Pinrang, *Sudirman Bungi.* Dalam sambutannya, beliau menyampaikan permohonan maaf Bupati Pinrang H. Andi Irwan Hamid, http://S.Sos yang tidak dapat hadir karena harus menghadiri rapat persiapan HUT Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar. Bupati menitipkan salam hormat dan apresiasi tinggi untuk Majelis Syuhada Parepare.
“Alhamdulillah, syukur kepada Allah atas banyaknya nikmat yang telah kita peroleh, salah satunya nikmat bisa bergerak ikut shalat subuh berjamaah seperti pagi ini,” ujar Sudirman Bungi.
Ia kemudian menyampaikan filosofi dakwah yang menarik. “Ibarat mobil yang mesinnya bunyi, dipastikan bisa jalan dan bergerak selama ada roda bannya. Walaupun mobil itu banyak kekurangannya, tidak ada spion, tidak ada lampu, catnya pudar, tapi selama mesinnya hidup dan rodanya ada, dia akan sampai tujuan,” ungkapnya.
“Begitulah umat kita. Jangan menunggu sempurna baru bergerak. Jangan menunggu masjid megah baru memakmurkan. Selama mesin hati kita masih berbunyi dengan kalimat Laa Ilaaha Illallah, maka umat ini akan terus bergerak maju. Bergerak saja dulu, nanti kekurangannya akan Allah lengkapi melalui kebersamaan,” tutupnya sambil mengajak umat untuk istiqomah menyebarkan syiar Islam.
*CERAMAH SUBUH: H. GANTARANG TAHIR*
Ceramah subuh disampaikan oleh Ketua DKM Masjid Al Haddad Parepare, *H. Gantarang Tahir, SH.I, MH.* Ia mengawali dengan pentingnya mensyukuri nikmat Allah, terutama nikmat hidayah dan nikmat Islam.
“Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak mampu menghitungnya (QS. Ibrahim: 34). Nikmat terbesar hari ini adalah kita dipilih Allah menjadi tamu-Nya di waktu mulia ini,” ujarnya.
Ia menekankan dahsyatnya pahala subuh berjamaah dengan dalil shahih:
_”Barangsiapa shalat Isya berjamaah seolah ia shalat setengah malam, dan barangsiapa shalat Subuh berjamaah seolah ia shalat sepanjang malam.”_ *(HR. Muslim)*
“Rugi besar orang yang memilih tidur. Rasulullah mendoakan khusus: _Allahumma baarik li ummati fi bukuuriha_ – Ya Allah berkahilah umatku di waktu paginya (HR. Abu Dawud). Siapa yang tidur saat berkah dibagi, dia tidak dapat bagian,” tegasnya.
Terkait tema silaturrahmi, ia menguraikan perbedaan makna. Silaturrahim adalah menyambungkan kasih sayang dengan rasa persaudaraan tanpa benci dan dengki. Sementara silaturrahmi maknanya lebih luas mencakup semua orang.
Ia mengutip hadits: _”Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah silaturrahim.”_ *(HR. Bukhari Muslim)*
Penceramah juga mengangkat kisah dalam Al-Qur’an Surat An-Naml ayat 18 tentang pimpinan semut yang menyelamatkan koloninya dari pasukan Nabi Sulaiman.
“Pemimpin semut tidak egois, dia perhatikan bawahannya. Itulah leadership. Kelebihan semut umurnya panjang karena setiap bertemu selalu berangkulan dan gotong royong, tidak pernah makan sendiri. Semut mengamalkan 5S: Salam, Sapa, Senyum, Sopan, Santun,” urainya.
Ia menutup dengan hadits tentang jabat tangan: _”Tidaklah dua muslim bertemu dan berjabat tangan, melainkan diampuni dosa keduanya sebelum berpisah (HR. Abu Dawud).”_ Putus silaturahmi berarti berkah menjadi jauh.
*SAMBUTAN PENUTUP: MUASSIS MAJELIS SYUHADA*
Sambutan penutup disampaikan Muassis Majelis Syuhada Parepare, *H. Bakhtiar Syarifuddin, SE.* Ia menyampaikan terima kasih karena kunjungan ke-6 di Pinrang ini disambut luar biasa.
“Terima kasih kepada Dishub Pinrang, Polsek Watang Sawitto, Majelis Taklim dan Jamaah Masjid Nurul Huda yang menjemput dan mengatur rombongan dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan pesan dakwah Wakil Bupati sangat sejalan dengan visi Majelis Syuhada, yaitu istiqomah dalam tiga hal:
1. *Istiqomah Shalat Subuh Berjamaah,* karena siapa menjaganya maka berada dalam jaminan Allah.
2. *Istiqomah Sedekah Subuh,* karena setiap subuh ada dua malaikat turun berdoa: _”Ya Allah gantilah harta orang yang bersedekah dan binasakan harta orang yang kikir (HR. Bukhari Muslim).”_
3. *Istiqomah Silaturahmi,* karena datang dari Parepare ke Pinrang bukan karena bisnis atau politik, tapi karena Allah, yang melapangkan rezeki dan memanjangkan umur berkah.
*DILANJUTKAN SILATURAHMI*
Acara ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan ramah tamah serta silaturahmi penuh keakraban antara rombongan Majelis Syuhada Parepare dengan Pemerintah Kabupaten Pinrang dan jamaah Masjid Jami Nurul Huda. Jamaah saling berjabat tangan dan berfoto bersama.
Muassis juga mengumumkan Safari Subuh Jumat depan Insya Allah akan dilaksanakan di *Masjid Ar-Rahman Lappa-Lappae Pinrang*
















