PAREPARE, DENTUMNUSANTARA.COM — Pemerintah Kota Parepare membagikan 1.750 masker kepada masyarakat di 11 titik pada Kamis (15/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota Parepare.
Pembagian masker dipimpin langsung Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dengan melibatkan Dinas Kesehatan, puskesmas, serta sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan. Sasaran pembagian meliputi kawasan masjid, pasar, persimpangan jalan, dan fasilitas umum yang ramai dikunjungi masyarakat.
Tasming mengatakan, pemerintah daerah berupaya melakukan langkah antisipatif guna melindungi kesehatan warga dari dampak buruk kualitas udara.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi kabut asap saat ini. Pembagian masker ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan. Kami juga meminta masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan jika kondisi udara memburuk,” ujarnya.
Sebaran Pembagian Masker
Sebanyak 1.750 masker tersebut disalurkan melalui sejumlah perangkat layanan kesehatan dengan rincian sebagai berikut:
* Dinas Kesehatan: 200 masker di depan Masjid Al Manar.
* RS dr. Hasri Ainun Habibie: 500 masker di depan Masjid Terapung.
* PSC 119: 100 masker di Jalan Jenderal Sudirman, depan Kafe R57.
* Puskesmas Cempae, Puskesmas Lauleng, dan Labkesda: total 200 masker di depan IAIN Parepare, Jalan H.A.M. Arsyad.
* Puskesmas Lumpue: 100 masker di jalan poros depan Terminal Lumpue, dekat SPBU.
* Puskesmas Lompoe: 100 masker di Pasar Raya Lompoe.
* Puskesmas Lapadde: 100 masker di depan Indomaret, persimpangan Amblam.
* Puskesmas Lakessi: 100 masker di persimpangan Jalan A. Makkasau dan Jalan M. Arsyad.
* Puskesmas Madising: 100 masker di depan Pasar Labukkang.
* Puskesmas Lemoe: 100 masker di depan Alfamart Lemoe.
* RSUD Andi Makkasau: 150 masker di Jalan Nurussamawati, Pasar Perumnas, dan depan SMA Negeri 2 Parepare.
Pemerintah mengingatkan masyarakat bahwa penggunaan masker merupakan salah satu langkah perlindungan, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan risiko paparan polutan di udara.
Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk. Jika mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, atau keluhan pernapasan lainnya, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui pembagian masker ini, Pemkot Parepare berharap masyarakat semakin waspada dan dapat menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap masih berlangsung.(*)
















