DentumNusantara.com.PAREPARE – Ketua LSM-FOKUS Parepare, Mu’thashim, menilai pembagian upah Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Cappa Ujung Parepare sudah sangat rasional dan realistis. Penilaian ini disampaikan setelah pihaknya melakukan asistensi dan memantau langsung pola kerja serta kebijakan yang diterapkan Ketua Regu Kerja dan Pengawas TKBM setempat selama beberapa hari.
Menurut Mu’thashim, pembagian upah berlangsung sesuai ketentuan, tanpa adanya penzaliman (mengurangi Hak hak buruh) maupun dengan cara premanisme sebagaimana anggapan sebagian orang. Ia juga menegaskan bahwa aksi protes segelintir oknum yang mengaku sebagai buruh diduga memiliki motif lain untuk menciptakan kegaduhan dan merusak suasana kondusif di pelabuhan.
“Selama ini situasi di Pelabuhan Cappa Ujung Parepare sudah berjalan baik dan kondusif. Namun kegaduhan sengaja diciptakan agar pihak-pihak tertentu bisa menyusupkan kepentingannya. Ini harus menjadi warning untuk para pengambil kebijakan,” tegas Mu’thashim.
Oleh sebab itu, LSM-FOKUS Parepare mendesak DPRD Kota Parepare untuk membuka ruang dengar pendapat sebagai bentuk klarifikasi dan penyelesaian persoalan agar kepercayaan publik terhadap pembagian upah dan kinerja TKBM tetap terjaga.
















