Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Mesin Traktor Digondol Maling, Harapan Petani Kini Tersisa Rangka

211
×

Mesin Traktor Digondol Maling, Harapan Petani Kini Tersisa Rangka

Sebarkan artikel ini

dentumnusantara.comBARRU — Harapan petani untuk menggarap lahan dengan lebih mudah mendadak terganggu.

Sebuah mesin traktor tangan milik UPJA Awal Karya Desa Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, diduga dicuri pada Minggu dini hari, 6 September 2026.

Traktor tersebut sebelumnya terparkir di depan rumah Muhammad Rafiq (49), selaku penyewa, di Dusun Lanrae, Desa Nepo. Namun, saat pagi tiba, mesin yang selama ini menjadi salah satu penunjang aktivitas pertanian itu telah raib.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA. Muhammad Rafiq baru mengetahui kejadian itu sekitar pukul 05.00 WITA saat memeriksa kondisi traktor.

Betapa terkejutnya ia ketika mendapati mesin traktor sudah tidak berada di tempat. Yang tersisa hanya rangkanya.

Bagi petani, kehilangan tersebut bukan sekadar kehilangan sebuah mesin. Traktor menjadi salah satu alat penting untuk membantu mengolah lahan, terutama dalam mempersiapkan sawah dan lahan pertanian sebelum ditanami.

Hilangnya mesin itu pun berpotensi mengganggu aktivitas dan pekerjaan para petani yang selama ini memanfaatkannya.

Muhammad Rafiq kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mallusetasi. Laporan pengaduan atas dugaan tindak pidana pencurian tersebut tercatat dengan nomor TBL/14/IX/2026/RESKRIM.

Adapun mesin traktor yang hilang memiliki

ciri-ciri:
Merek: Yanmar
Tipe: YST PRO XL
Nomor rangka: 140728
Nomor mesin: ED 8994

Kerugian: diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kini, yang tersisa hanya rangka traktor.

Sementara mesin yang seharusnya menjadi alat untuk membantu masyarakat mengolah lahan justru hilang dibawa orang yang belum diketahui identitasnya.

Muhammad Rafiq berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menemukan pelakunya.

“Kami hanya berharap pelakunya segera ditemukan dan diproses sesuai hukum. Jangan sampai kejadian seperti ini terus terjadi dan membuat masyarakat semakin takut untuk menyimpan alat pertanian yang mereka gunakan untuk mencari nafkah.”

Kasus ini menjadi pengingat bahwa di balik sebuah mesin pertanian terdapat kepentingan banyak orang. Ketika alat tersebut hilang, bukan hanya pemilik yang mengalami kerugian, tetapi pekerjaan petani pun ikut terdampak.
Satu mesin memang telah hilang. Namun, di balik rangka yang tersisa, ada pekerjaan yang tertunda dan harapan para petani yang ikut menunggu.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *