Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

KT To Nepo Hadirkan Syngenta dalam Tudang Sipulung, Dorong Peningkatan Produksi Jagung di Barru

83
×

KT To Nepo Hadirkan Syngenta dalam Tudang Sipulung, Dorong Peningkatan Produksi Jagung di Barru

Sebarkan artikel ini

dentumnusantara.comBARRU, MALLUSETASI — Kelompok Tani (KT) To Nepo menghadirkan perwakilan Syngenta dalam kegiatan Tudang Sipulung yang berlangsung di rumah Ketua KT To Nepo, Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah berbagi informasi dan pengetahuan bagi petani, khususnya dalam mendukung peningkatan produktivitas jagung serta mendorong penerapan budidaya yang lebih baik.

Pertemuan tersebut dihadiri Sales Officer Syngenta wilayah Kabupaten Barru, Fahrul, Ketua dan anggota KT To Nepo, anggota Kelompok Tani Mareppang, serta anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kasih Ibu.

Dalam kesempatan itu, Fahrul memaparkan sejumlah produk pertanian, mulai dari benih jagung hingga herbisida untuk pengendalian gulma dan pestisida untuk pengendalian hama. Ia juga menjelaskan kegunaan, keunggulan, serta pentingnya penggunaan produk sesuai petunjuk yang berlaku.

Selain memberikan informasi mengenai produk pertanian, Fahrul mengingatkan para petani agar lebih waspada terhadap produk palsu yang menyerupai produk Syngenta dan ditawarkan dengan harga murah.

“Petani harus lebih teliti sebelum membeli produk pertanian. Jangan mudah tergiur dengan harga murah, tetapi pastikan keaslian produk agar tidak merugikan petani,” ungkap Fahrul.

Ketua KT To Nepo, Darman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Syngenta yang dinilai memberikan tambahan informasi dan pengetahuan bagi para petani dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Syngenta di tengah-tengah petani. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman tentang produk pertanian, termasuk cara memilih produk yang tepat dan mengantisipasi produk palsu. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar petani mendapatkan pendampingan dan solusi atas kendala yang dihadapi di lapangan,” ujar Darman.

Ia berharap komunikasi dan kerja sama antara kelompok tani dan Syngenta dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung budidaya jagung, meningkatkan hasil panen, serta mendorong kesejahteraan petani.

Sebagai tindak lanjut, pihak Syngenta menyatakan kesiapannya untuk menerima masukan dan keluhan petani serta memberikan pendampingan langsung apabila dibutuhkan. KT To Nepo berharap komitmen tersebut dapat diwujudkan melalui komunikasi dan kunjungan lapangan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan Tudang Sipulung ini, KT To Nepo berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung kemajuan sektor pertanian dan meningkatkan produktivitas jagung di Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *