Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parepare

Kesbangpol Parepare Perkuat Pencegahan Narkoba di Kalangan Pelajar, 3 Sekolah Jadi Sasaran Berikutnya

125
×

Kesbangpol Parepare Perkuat Pencegahan Narkoba di Kalangan Pelajar, 3 Sekolah Jadi Sasaran Berikutnya

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com.PAREPARE — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Parepare terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), khususnya di kalangan pelajar.

Sekretaris Kesbangpol Kota Parepare, H. Bahar, mengatakan salah satu program yang dijalankan pihaknya merupakan bagian dari tugas dan fungsi Tim Terpadu P4GN yang dibentuk di lingkungan Kesbangpol.

“Kegiatan ini merupakan salah satu tugas Tim Terpadu P4GN sekaligus bagian dari proses pembentukan Unit Layanan Terpadu (ULT) BNN di Kota Parepare,” ujar H. Bahar saat ditemui dalam kegiatan edukasi pencegahan narkoba di Smu Negeri 4 salah satu sekolah di Parepare, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, kegiatan edukasi tersebut baru dilaksanakan di satu sekolah. Namun, Kesbangpol berharap dapat memperluas kegiatan serupa ke sejumlah sekolah lainnya.

“Ini baru satu sekolah yang kami datangi. Mudah-mudahan anggaran pada perubahan bisa disetujui, sehingga kami dapat mengunjungi dua sampai tiga sekolah lagi,” katanya.

H. Bahar menilai materi yang disampaikan para narasumber sangat efektif dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Dari materi yang disampaikan enam narasumber, saya kira kegiatan ini sangat efektif untuk pencegahan narkoba bagi kalangan muda, terutama anak-anak sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Parepare Iptu Jufri, SH, menilai kegiatan edukasi seperti ini penting sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Menurutnya, pelajar perlu mendapatkan pemahaman yang benar mengenai dampak dan bahaya narkoba agar tidak mudah terpengaruh lingkungan maupun pergaulan.

“Ini kegiatan yang sangat bagus untuk pencegahan dini bagi anak-anak kita, sekaligus memberikan pemahaman tentang dampak dan bahaya narkoba,” ujar Iptu Jufri.

Ia mengungkapkan, keterlibatan anak di bawah umur dalam penyalahgunaan narkotika dapat dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya lingkungan pergaulan dan kurangnya pengawasan orang tua.

“Bisa dipengaruhi pergaulan yang bebas dan kurangnya kontrol dari orang tua,” katanya.

Selain narkotika konvensional, Iptu Jufri juga menyoroti penggunaan vape atau rokok elektrik di kalangan anak muda. Ia menyebut pihak kepolisian telah menerima telegram (TR) dari Polda Sulsel terkait larangan penggunaan produk vape tertentu yang berpotensi mengandung zat terlarang.

“Untuk penggunaan vape, kami sudah ada TR dari Polda sehubungan dengan larangan penggunaannya karena ada kandungan tertentu yang kadang bisa mengandung narkotika,” jelasnya.

Terkait banyaknya toko vape yang beroperasi di Kota Parepare, Iptu Jufri mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Kami akan komunikasikan dengan pimpinan terkait langkah-langkah yang akan dilakukan ke depannya,” pungkasnya.

Upaya edukasi dan pencegahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar, orang tua, serta masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *