Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parepare

Kesbangpol Gandeng 6 Instansi,Perkuat Sinergi Edukasi Ancaman Digital Dan Bahaya Narkoba Bagi Siswa SMU Negeri 4 Parepare

97
×

Kesbangpol Gandeng 6 Instansi,Perkuat Sinergi Edukasi Ancaman Digital Dan Bahaya Narkoba Bagi Siswa SMU Negeri 4 Parepare

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com.PAREPARE — Upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kalangan generasi muda terus diperkuat. Melalui program Fasilitasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika Tahun Anggaran 2026, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Parepare menggelar edukasi bagi siswa SMAN 4 Parepare, Senin (24/8/2026).

Kegiatan ini menghadirkan enam pemateri dari unsur Tim P4GN Kota Parepare, yakni Polres Parepare, Kejaksaan Negeri Parepare, Kodim 1405/Parepare, BIN, ULT P4GN, serta Lapas Kelas IIA Parepare.

Materi yang diberikan tidak hanya membahas bahaya narkotika, tetapi juga menyentuh ancaman digital seperti judi online, pinjaman online ilegal, penyalahgunaan data pribadi, serta berbagai aktivitas digital yang berpotensi menjerumuskan generasi muda ke persoalan hukum dan kerugian finansial.

Kasat Narkoba Polres Parepare, Iptu Jufri, SH, mengingatkan siswa agar tidak pernah mencoba narkotika dengan alasan sekadar ingin tahu. Menurutnya, narkotika dapat mengubah kesadaran, mengurangi hingga menghilangkan rasa nyeri, serta menimbulkan ketergantungan.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, penting bagi kita semua untuk memahami bahaya narkoba dan bersama-sama melakukan pencegahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Parepare atau yang mewakili memberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum penyalahgunaan narkotika serta kaitannya dengan maraknya judi online dan pinjaman online ilegal.

Para siswa juga diingatkan untuk tidak sembarangan memberikan data pribadi, termasuk KTP dan informasi rekening, kepada pihak yang tidak dikenal.

Dari unsur Kodim 1405/Parepare, siswa mendapatkan materi mengenai peran generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketahanan lingkungan. Sementara perwakilan BIN menekankan pentingnya kewaspadaan dini terhadap berbagai ancaman yang dapat memengaruhi kehidupan dan masa depan generasi muda.

Koordinator Pencegahan ULT P4GN turut memberikan edukasi mengenai dampak penyalahgunaan narkotika dari sisi kesehatan sekaligus langkah-langkah pencegahannya. Siswa didorong untuk berani menolak narkoba dan tidak mudah terpengaruh lingkungan.

Adapun Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas IIA Parepare memberikan gambaran mengenai dampak nyata penyalahgunaan narkotika melalui pengalaman pembinaan warga binaan. Ia menyampaikan bahwa perkara narkotika masih menjadi salah satu kasus dominan di Lapas Parepare, dengan jumlah warga binaan kasus narkoba disebut mencapai hampir 75 persen dari total penghuni.

Kegiatan yang dipandu Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Parepare, H. Bahar, S.Sos., M.Si., tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran pelajar sejak dini.

Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan kewaspadaan siswa terhadap berbagai ancaman di ruang digital.

Dengan edukasi yang berkelanjutan, lingkungan sekolah diharapkan semakin aman, sehat, dan mampu menjadi benteng awal dalam melindungi generasi muda dari narkoba maupun perilaku digital berisiko.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *