Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Karpet Merah Barru Dibentang, DPRD Ingatkan: Investor Butuh Aksi, Bukan Janji

97
×

Karpet Merah Barru Dibentang, DPRD Ingatkan: Investor Butuh Aksi, Bukan Janji

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

DentumNusantara.com.Barru, 24 April 2026 — Langkah progresif Andi Ina Kartika Sari dalam membuka peluang investasi di Kabupaten Barru mendapat apresiasi dari DPRD. Namun, dukungan tersebut disertai penegasan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera bergerak cepat menerjemahkan arah kebijakan itu ke dalam aksi nyata.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Barru, Herman Jaya, menilai pernyataan Bupati bukan sekadar pesan normatif, melainkan sinyal kuat untuk mempercepat laju investasi daerah.

“Pernyataan Ibu Bupati harus diikuti langkah konkret oleh seluruh stakeholder, khususnya OPD.
Kepala dinas harus mampu menerjemahkan arah kebijakan itu agar investasi benar-benar bergerak dan berkembang,” tegas Herman Jaya, Jumat (24/4/2026).

Sebelumnya, Bupati Andi Ina tampil dalam program Decision Makers CNN Indonesia pada Rabu (22/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk mentransformasi daerahnya dari sekadar wilayah lintasan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan.

“Barru hari ini adalah daerah yang amazing. Kami memiliki kekuatan yang lengkap untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Andi Ina.

Ia menambahkan, potensi daerah yang mencakup wilayah laut, daratan, dan pegunungan menjadi modal strategis dalam menarik investasi.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen memberikan kemudahan perizinan serta kepastian berusaha bagi para investor.

“Kami permudah proses perizinan dan memastikan investor mendapatkan kenyamanan dalam berusaha di Barru,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Herman Jaya mengapresiasi visi dan keberanian Bupati dalam mendorong keterbukaan investasi. Namun, ia menegaskan pentingnya kerja kolektif yang responsif dan proaktif dari seluruh perangkat daerah.

“Semua elemen harus bergerak serempak untuk menjemput bola, bukan menunggu. Ketika investor datang, harus segera dikawal dan difasilitasi, terutama terkait kelengkapan dokumen pendukung,” ujarnya.

Ia juga mendorong pembentukan tim percepatan investasi guna memastikan proses berjalan efektif dan tidak berbelit. Menurutnya, kesiapan dokumen dasar menjadi faktor krusial dalam menarik minat investor.

FHerman mencontohkan kawasan industri KIBAR yang dinilai perlu lebih siap secara administratif, termasuk penyediaan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Kalau dokumen seperti AMDAL sudah tersedia, investor bisa langsung fokus pada pembangunan tanpa terhambat urusan administrasi. Ini yang harus disiapkan sejak awal,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai kesiapan tersebut tidak hanya mempercepat realisasi investasi, tetapi juga meningkatkan daya saing daerah di tengah kompetisi antarwilayah dalam menarik modal.

Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD, menurutnya, menjadi kunci dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, responsif, dan berkelanjutan.

Dengan demikian, transformasi Barru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru diharapkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *