PAREPARE, DENTUMNUSANTARA.COM — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Hernowo, memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare, Kamis (1/10/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran petugas Lapas Parepare. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat semangat persatuan, nasionalisme dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Usai memimpin upacara, Hernowo menyempatkan diri menyapa lebih dari 500 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Parepare.
Dalam suasana penuh keakraban, Hernowo berinteraksi langsung dengan warga binaan dan menyampaikan pesan-pesan pembinaan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun semangat perubahan serta mendorong warga binaan menjalani proses pembinaan dengan baik.
Hernowo juga meninjau sejumlah fasilitas di lingkungan Lapas Parepare. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan, pembinaan, serta keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., bersama jajaran turut mendampingi rangkaian kegiatan tersebut.
Kehadiran Kakanwil Ditjenpas Sulsel sekaligus menjadi momentum memperkuat koordinasi antara kantor wilayah dan jajaran Lapas Parepare dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Melalui kunjungan tersebut, komunikasi antara pimpinan, petugas dan warga binaan diharapkan semakin baik. Interaksi langsung dan peninjauan fasilitas juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan serta pembinaan di Lapas Parepare.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini pun menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga dalam pelayanan, pembinaan dan kehidupan sehari-hari di lingkungan pemasyarakatan.
Lapas Kelas IIA Parepare berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan humanis, sejalan dengan semangat “Bergerak Prima, Pelayanan Luar Biasa.”(*)
















