Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Jembatan Garuda Buka Harapan Baru Warga Bottoe, Pangdam Hasanuddin: TNI Hadir Atasi Kesulitan Rakyat

48
×

Jembatan Garuda Buka Harapan Baru Warga Bottoe, Pangdam Hasanuddin: TNI Hadir Atasi Kesulitan Rakyat

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comBARRU — Harapan baru hadir bagi masyarakat Bottoe, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Jembatan Perintis Garuda yang selama ini dinantikan warga kini menjadi akses penting bagi sekitar 90 kepala keluarga penerima manfaat untuk menunjang aktivitas pendidikan, ekonomi dan sosial.

Jembatan tersebut ditinjau langsung Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, didampingi Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko, Jumat (21/8/2026).
Kedatangan Pangdam disambut Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang, jajaran Forkopimda serta pemerintah kecamatan dan desa.

Bagi warga Bottoe, kehadiran Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Jembatan ini menjadi akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat setelah jembatan lama yang selama ini digunakan sudah tidak dapat lagi difungsikan karena kondisinya tidak memungkinkan.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam memberikan akses yang lebih aman dan mudah bagi warga.
Menurutnya, salah satu manfaat paling penting adalah memberikan akses yang lebih baik bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintasi jalur tersebut.

“Insyaallah hadirnya Jembatan Garuda ini semakin memberikan semangat kepada masyarakat kami sebagai pengguna jembatan. Terkhusus karena di sini banyak anak-anak kita, anak-anak sekolah yang membutuhkan akses agar mereka dapat pergi belajar dengan baik tanpa takut adanya banjir atau kendala lainnya,” katanya.

Bupati menilai pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Garuda tidak hanya berdampak pada kelancaran mobilitas, tetapi juga membuka peluang masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial dengan lebih aman dan nyaman.
Kolaborasi Jadi Kekuatan Bangun Barru
Andi Ina menegaskan, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Forkopimda hingga pemerintah kecamatan dan desa menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan.

“Kehadiran Forkopimda ini tentu menjadi perekat, bagaimana kita semua dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing tujuannya adalah memberikan yang terbaik untuk masyarakat kita, terkhusus masyarakat Kabupaten Barru,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dandim 1405/Parepare beserta jajaran yang dinilai terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Barru.
Pemkab Barru, kata dia, siap mendukung berbagai tugas dan program TNI yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Bagian daripada pemerintah, Insyaallah akan mendukung, mensupport apa pun yang menjadi tugas-tugas Pak Dandim khususnya, untuk bagaimana masyarakat kita ke depan bisa lebih sejahtera lagi,” tegasnya.

Andi Ina menambahkan, Kabupaten Barru menjadi salah satu daerah penerima manfaat dari program pembangunan 3.300 jembatan yang diresmikan Presiden RI.
Ia pun mengajak masyarakat Bottoe menjaga sekaligus memanfaatkan Jembatan Perintis Garuda dengan sebaik-baiknya.

“Sekali lagi selamat untuk masyarakat Bottoe. Dari 3.300 jembatan yang diresmikan oleh Bapak Presiden, alhamdulillah Kabupaten Barru adalah salah satu penerimanya,” ucapnya.

Pangdam: TNI Hadir untuk Membantu Kesulitan Rakyat
Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan, Program Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka akses bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan maupun risiko dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar akses pendidikan, perekonomian dan aktivitas sosial warga.
Pangdam menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat.

“Kami berharap kehadiran prajurit kami bisa membantu kesulitan rakyat di sekitarnya. Karena itu menjadi kewajiban kami,” ujar Pangdam.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga kondisi jembatan sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Jika ditemukan kerusakan maupun kondisi yang berpotensi membahayakan pengguna, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, Danramil atau aparat pemerintah desa setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam XIV/Hasanuddin juga menyerahkan tali asih kepada masyarakat penerima manfaat Jembatan Perintis Garuda Bottoe.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, pengurus Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin, Dandim 1405/Parepare, Wakapolres Barru, jajaran Pemerintah Kabupaten Barru, pimpinan perbankan, Baznas, Camat Tanete Rilau, para Danramil, Kapolsek Tanete Rilau, Kepala KUA Tanete Rilau, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Tanete Rilau, serta masyarakat penerima manfaat.

Bagi warga Bottoe, Jembatan Perintis Garuda kini bukan hanya menjadi penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi jembatan harapan menuju akses pendidikan yang lebih aman, aktivitas ekonomi yang lebih lancar dan kehidupan sosial masyarakat yang semakin mudah.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *