Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Harapan Baru dari Pesisir Barru: Pupuk Bersubsidi Jadi Energi Kebangkitan Tambak Rakyat

48
×

Harapan Baru dari Pesisir Barru: Pupuk Bersubsidi Jadi Energi Kebangkitan Tambak Rakyat

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comBARRU – Semangat membangkitkan sektor perikanan budidaya kembali menguat dari pesisir Kabupaten Barru. Ratusan petambak dari lima kecamatan pesisir berkumpul dalam kegiatan Rembuk Tambak dan Tebus Bersama Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan di Desa Garessi, Kecamatan Tanete Rilau, Kamis (23/7/2026), sebagai langkah memperkuat produktivitas tambak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., ini menjadi ruang dialog antara pemerintah, petambak, dan Pupuk Indonesia dalam memastikan program pupuk bersubsidi benar-benar memberikan manfaat bagi para pembudidaya ikan.

Mengawali sambutannya, Abustan menyampaikan salam dari Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., yang berhalangan hadir. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru terus menjadikan sektor pertanian dan perikanan sebagai prioritas pembangunan daerah karena menjadi sumber penghidupan sebagian besar masyarakat.

Menurutnya, kemajuan sektor tambak akan berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi keluarga petambak, terbukanya lapangan kerja, hingga penguatan ketahanan pangan daerah.

“Kalau ingin masyarakat Barru semakin sejahtera, maka sektor tambak harus terus dibenahi, sektor pertanian diperkuat, dan seluruh potensi ekonomi masyarakat harus terus dikembangkan,” tegas Abustan.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Barru memiliki potensi tambak seluas sekitar 2.064 hektare yang masih dapat dikembangkan secara lebih produktif melalui penerapan teknologi budidaya, peningkatan kualitas sarana produksi, serta dukungan berbagai program pemerintah.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan. Program ini dinilai menjadi angin segar bagi petambak karena mampu menekan biaya produksi yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam usaha budidaya.

Abustan menjelaskan, harga pupuk yang sebelumnya mencapai ratusan ribu rupiah per sak kini dapat ditebus dengan harga yang jauh lebih terjangkau berkat subsidi pemerintah. Karena itu, ia meminta seluruh petambak memanfaatkan program tersebut secara maksimal dan sesuai dengan peruntukannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan dalam proses distribusi pupuk bersubsidi. Penyuluh perikanan, kelompok pembudidaya ikan, hingga pemerintah desa diharapkan aktif mengawal penyaluran agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan agar semakin banyak program pemberdayaan yang dapat dirasakan masyarakat pesisir, sebagaimana dukungan yang selama ini telah diberikan kepada sektor pertanian.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh petambak untuk terus menjaga semangat gotong royong, meningkatkan kualitas pengelolaan tambak, serta berharap kondisi cuaca tetap bersahabat sehingga produktivitas dan hasil panen terus meningkat.

Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan tebus bersama pupuk bersubsidi sektor perikanan, diskusi interaktif bersama Pupuk Indonesia, serta sosialisasi mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas tambak di Kabupaten Barru.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Manajemen Aset Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Nur Hasbiah Main, S.Sos., Regional CEO A Pupuk Indonesia Wisnu Ramadani, Senior Manager 4A Pupuk Indonesia Sukodim, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Barru H. Muh. Usuludin, S.T., M.Si., Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Fariadi Abu Djahya, para camat wilayah pesisir, Koordinator Penyuluh Perikanan Barru H. Muh. Rizal Alwi, Kepala Desa Garessi Abd. Wahid, jajaran Dinas Perikanan, penyuluh perikanan, serta petambak dari lima kecamatan pesisir di Kabupaten Barru.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *