Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Genjot Program Makan Bergizi Gratis, Pemkab Barru Perkuat Koordinasi dan Validasi Data Penerima

92
×

Genjot Program Makan Bergizi Gratis, Pemkab Barru Perkuat Koordinasi dan Validasi Data Penerima

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com.Barru — Pemerintah Kabupaten Barru terus mematangkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abubakar,di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Selasa (10/3/2026).

Rapat yang berlangsung pada hari ke-20 Ramadan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, para camat, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), koordinator wilayah (korwil), koordinator kecamatan (korcam), serta kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam arahannya, Abubakar menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak agar program strategis nasional tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Semoga dengan rahmat Allah SWT dan sinergi kita semua, program strategis nasional ini dapat berjalan optimal dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, salah satu kendala awal dalam pelaksanaan program adalah belum optimalnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pelaksana di lapangan. Karena itu, komunikasi antara camat, perangkat daerah, korwil, korcam hingga kepala SPPG perlu terus diperkuat.

Para pelaksana juga diharapkan menjalin komunikasi yang baik dengan camat sebagai penguasa wilayah serta melaporkan setiap perkembangan maupun kendala yang terjadi di lapangan. Abubakar mengingatkan seluruh pihak untuk mengedepankan kerja sama dan tidak saling menyalahkan apabila muncul permasalahan.

Dalam rapat tersebut turut dibahas sejumlah aspek teknis pelaksanaan program, mulai dari pengawasan bahan makanan, validasi data penerima manfaat hingga mekanisme pelaporan yang akurat dan transparan. Kepala SPPG diminta memastikan kualitas bahan makanan dari mitra atau pemasok melalui pengecekan langsung saat proses pengantaran.

Selain itu, seluruh pihak diminta mematuhi petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan, termasuk larangan bagi pihak yang terlibat dalam pengelolaan program untuk merangkap sebagai pemasok bahan makanan.

Data penerima manfaat juga harus disusun secara rinci dan valid, mencakup peserta didik dari jenjang TK/PAUD hingga SD, serta kelompok sasaran lain seperti ibu menyusui dan anak di bawah dua tahun. Data tersebut perlu dibagikan kepada camat guna memudahkan proses pengawasan di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barru menegaskan pentingnya penyusunan data penerima manfaat secara detail. Dari total 2.857 penerima manfaat, data harus memuat jumlah peserta didik, kelompok 3B, serta tenaga pendidik yang terlibat.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi intens dengan camat agar setiap perkembangan dan kendala program dapat segera diketahui oleh pemerintah daerah sebelum berkembang lebih jauh.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 17 SPPG yang telah beroperasi dengan jumlah penerima manfaat mencapai 37.555 orang. Sementara itu, lima SPPG lainnya masih dalam tahap persiapan.

Pemerintah daerah berharap sebagian SPPG yang sedang dipersiapkan tersebut dapat mulai beroperasi setelah Lebaran sehingga cakupan penerima manfaat dapat terus meningkat menuju target lebih dari 54.000 penerima di Kabupaten Barru.

Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah daerah berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Barru dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkontribusi dalam menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *