Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Dzikir Menyatukan Barru: Dari Baruga ke Masjid, Spirit 66 Tahun Menggema

111
×

Dzikir Menyatukan Barru: Dari Baruga ke Masjid, Spirit 66 Tahun Menggema

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com.Barru — Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti pelaksanaan dzikir dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barru, yang digelar di Baruga Singkerru Adae, Rumah Jabatan Bupati, Selasa malam (7/4/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama menjelang puncak perayaan yang dijadwalkan berlangsung pada 13 April 2026. Tidak sekadar seremoni, dzikir dan doa bersama ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan kebersamaan masyarakat dalam membangun daerah.

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, hadir bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang dan jajaran pimpinan OPD.
bupati.13
Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan dan religiusitas yang kental.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya menjadikan dzikir dan doa sebagai bentuk rasa syukur sekaligus sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Melalui dzikir dan doa ini, kita memohon keberkahan serta kekuatan untuk terus melanjutkan pengabdian kepada masyarakat dan daerah yang kita cintai,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kedekatan kepada Allah SWT merupakan fondasi utama dalam kehidupan.

Menurutnya, hati yang baik akan melahirkan pikiran dan tindakan yang baik, yang pada akhirnya berdampak pada kemajuan daerah.

Bupati juga mengingatkan bahwa kehidupan tidak lepas dari dinamika, mulai dari keberhasilan hingga kegagalan, sehingga manusia harus senantiasa berada dalam bimbingan Allah SWT.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan waktu dan terus berbuat kebaikan.

“Setiap detik adalah kesempatan untuk berbuat kebaikan sebelum kita kembali kepada Allah SWT,” tegasnya.

Dalam konteks pembangunan daerah, Bupati turut mengimbau seluruh elemen masyarakat agar terus berikhtiar dan tidak saling menyalahkan.

“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang berupaya mengubahnya. Mari kita bergerak bersama, bersatu membangun daerah ini,” pesannya.

Sebagai bentuk penguatan spiritual secara menyeluruh, kegiatan dzikir dan doa ini juga dilaksanakan secara serentak di berbagai masjid di desa dan kelurahan se-Kabupaten Barru.

Melalui momentum Hari Jadi ke-66 ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap nilai-nilai religius tetap menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan, sekaligus memperkuat persatuan menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *