Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
LapasParepare

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Parepare Latih WBP dan Petugas Budidaya Hidroponik

158
×

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Parepare Latih WBP dan Petugas Budidaya Hidroponik

Sebarkan artikel ini

PAREPARE, DENTUMNUSANTARA.COM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare bersama Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare menggelar pelatihan budidaya hidroponik bagi petugas, peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch I Angkatan II, dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (16/9/2026).

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Parepare mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian WBP melalui kegiatan produktif di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepada peserta mengenai teknik budidaya tanaman menggunakan metode hidroponik. Peserta juga diperkenalkan pada cara memanfaatkan lahan secara produktif untuk mendukung pengembangan pertanian di lingkungan Lapas.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare diwakili Ibrahim, SP., yang memberikan pendampingan selama proses pembelajaran dan praktik hidroponik.

Peserta mendapatkan pemahaman mengenai tahapan budidaya hidroponik, mulai dari proses dasar hingga pengelolaan tanaman. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan Lapas Parepare.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., mengatakan sinergi dengan instansi terkait menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian WBP.

Menurut Marten, pelatihan hidroponik tidak hanya mendukung pemanfaatan lahan secara produktif, tetapi juga memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi WBP selama menjalani masa pembinaan.

“Kegiatan ini menjadi sarana bagi WBP untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang produktif. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat,” ujarnya.

Program tersebut juga sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di lingkungan Lapas dan Rutan.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare, Lapas Parepare berkomitmen mengembangkan kegiatan ketahanan pangan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi yang tersedia.

Selain mendukung ketahanan pangan, program ini diharapkan menjadi bagian dari pembinaan yang mendorong WBP memiliki keterampilan produktif sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *