DENTUMNUSANTARA.com.Parepare, 25 Maret 2025 – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas strategi penciptaan 1.000 pengusaha baru. Program ini merupakan salah satu agenda prioritas Wali Kota guna memperluas lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Forum tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare, Basuki Busrah, SE, M.Si, serta berbagai pemangku kepentingan, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), para camat dari empat kecamatan di Parepare, seluruh lurah, Ketua Forum LPK, Ketua Dekopinda, dan anggota Tripartit. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan tenaga kerja dan UMKM di Kota Parepare.
Strategi dan Tahapan Program
Dalam pemaparannya, Basuki Busrah menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk melahirkan wirausahawan baru yang berdaya saing, sekaligus memberikan pendampingan bagi UMKM yang mengalami stagnasi.
“Seribu pengusaha yang kami maksud benar-benar seribu, bukan sekadar angka simbolis. Setiap tahunnya, kami akan merekrut 250 calon pengusaha yang akan dibina secara bertahap. Basis distribusi peserta akan dilakukan secara proporsional di tingkat kecamatan, dengan dukungan penuh dari kelurahan,” ujarnya.
Program ini dirancang dalam beberapa tahapan utama:
Pelatihan Intensif (3 Hari) – Peserta mendapatkan pelatihan dasar kewirausahaan dengan delapan materi utama.
Pendampingan (3 Bulan) – Peserta yang lolos seleksi akan dibimbing oleh mentor bisnis melalui pertemuan mingguan.
Inkubasi Bisnis – Sebanyak 37 usaha potensial akan mendapatkan dukungan tambahan, seperti pengemasan produk, sertifikasi BPOM, sertifikasi halal, hingga pemasaran.
Pameran Produk (Business Matching) – Semua peserta berkesempatan memamerkan produk atau jasa mereka untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas.
Pemerintah juga berencana menggandeng perbankan dan perusahaan melalui dana CSR untuk membantu permodalan peserta yang memenuhi kriteria.
Kolaborasi dan Harapan
Kehadiran para camat, lurah, dan organisasi terkait dalam forum ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program tersebut. Para peserta forum sepakat bahwa koordinasi yang solid antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam keberhasilan program ini.
“Kami mencari orang-orang yang memiliki niat kuat untuk berwirausaha tetapi masih terkendala modal atau pendampingan. Program ini juga akan menjangkau UMKM yang telah berjalan namun belum berkembang secara signifikan,” tambah Basuki Busrah.
Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak warga Parepare yang dapat mandiri secara ekonomi dan mampu menciptakan lapangan kerja baru. Pemerintah optimistis bahwa dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, program ini akan berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Parepare.
















