DENTUMNUSANTARA.COM, Kendari – Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat perantauan kembali ditegaskan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, saat bersilaturahmi dengan Dewan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari, Selasa (5/5/2026).
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Bupati memaparkan berbagai capaian pembangunan Kabupaten Barru selama satu tahun terakhir masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang. Ia menegaskan bahwa fokus pemerintah daerah saat ini diarahkan pada pembenahan sektor dasar serta percepatan program prioritas.
“Hasilnya mulai terlihat dari sejumlah indikator makro,” ujarnya.
Data yang dipaparkan menunjukkan adanya tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Barru pada 2025 tercatat meningkat menjadi 75,41 persen.
Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 8,00 persen dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 5,57 persen.
Pertumbuhan ekonomi Barru juga mencapai 5,16 persen, yang didorong oleh penguatan sektor riil, UMKM, serta pembangunan infrastruktur dan layanan dasar.
Meski demikian, Bupati tidak menampik adanya tantangan serius, khususnya terkait keterbatasan fiskal daerah. Ia menilai kolaborasi lintas elemen, termasuk peran strategis diaspora Barru, menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.
“Kami mengajak masyarakat Barru di perantauan, khususnya yang telah sukses, untuk turut berkontribusi melalui gagasan, jejaring, maupun investasi.
Membangun Barru adalah kerja bersama,” tegasnya.
Ketua KKDB Sultra, Syarifuddin, menyambut positif kunjungan tersebut.
Ia menyebut kehadiran Bupati sebagai bentuk perhatian sekaligus motivasi bagi warga Barru di perantauan untuk terus berkontribusi bagi daerah asal.
“Kunjungan ini menjadi kehormatan bagi kami dan penyemangat untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan Barru,” katanya.
Ia juga mengapresiasi capaian pembangunan yang telah diraih dalam satu tahun terakhir.
Menurutnya, Kabupaten Barru memiliki potensi besar, khususnya di sektor pariwisata, yang dapat menjadi daya tarik wisatawan jika dikelola secara optimal.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Barru dan diaspora, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus DPW KKDB Sultra, di antaranya Prof. Dr. H. Muh. Syarif (Dewan Penasehat), Dr. Idham Aptk, S.E., M.M. (Wakil Ketua), Drs. H. Rukman Gazali, M.Si (Sekretaris Umum), AKBP (Purn) Hj. Agusniati (Bendahara Umum), serta tokoh lainnya.
















