Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
PariwisataBarru

Dari Jalur Lintasan Jadi Kota Singgah Wisata, Barru Siapkan Joyland Wahana Air Pertama di Indonesia Timur

114
×

Dari Jalur Lintasan Jadi Kota Singgah Wisata, Barru Siapkan Joyland Wahana Air Pertama di Indonesia Timur

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

DENTUMNUSANTARA.COM, BARRU — Pemerintah Kabupaten Barru terus bergerak menghadirkan inovasi di sektor pariwisata. Kali ini, daerah yang berada di jalur strategis Sulawesi Selatan tersebut bersiap menghadirkan Joyland Wahana Keluarga, wahana air portable pertama di Indonesia Timur, sebagai ikon baru wisata keluarga di pusat Kota Barru.

Rencana pengembangan destinasi wisata modern itu dibahas langsung Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari saat menerima kunjungan CoFounder Joyland Wahana Keluarga, Nur Ehsan, bersama General Manager Joyland, Hendra Nick Arthur, di ruang kerja Bupati Barru, Jumat (22/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Andi Ina menegaskan komitmennya menjadikan Barru bukan sekadar daerah persinggahan kendaraan antarkabupaten, melainkan daerah tujuan wisata keluarga yang mampu menarik masyarakat untuk berhenti dan menikmati berbagai destinasi lokal.

“Kami ingin Barru bukan hanya menjadi daerah lintasan, tetapi menjadi daerah tujuan singgah wisata keluarga. Karena itu kami mengusung semangat ‘Singgah Dulu ke Barru’,” ujar Andi Ina.
Menurutnya, posisi Barru yang berada di jalur penghubung sejumlah daerah seperti Soppeng, Sidrap, Pinrang hingga Sulawesi Barat merupakan potensi besar yang selama ini belum dimaksimalkan secara optimal.

Ia menilai, kehadiran Joyland di kawasan alun-alun kota dapat menjadi magnet baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan lokal sekaligus memperkuat identitas Barru sebagai kota singgah wisata keluarga.

“Kita ingin masyarakat yang melintas tidak hanya lewat, tetapi juga singgah menikmati wisata, kuliner, dan suasana Kota Barru,” katanya.

Konsep wahana air portable yang diusung Joyland dinilai cocok dikembangkan di ruang publik perkotaan karena fleksibel, modern, dan dapat menjangkau masyarakat luas.

Selain menghadirkan hiburan keluarga, wahana tersebut diyakini akan memberi dampak ekonomi terhadap pelaku UMKM, pedagang kuliner, hingga sektor jasa di sekitar lokasi wisata.

“Kehadiran atraksi wahana air portable pertama di Indonesia Timur ini tentu dapat mendorong peningkatan PAD melalui sektor pariwisata dan kunjungan wisatawan lokal,” jelas Andi Ina.

Bupati Barru juga berharap kehadiran Joyland nantinya dapat memperkuat konektivitas wisata dengan destinasi unggulan daerah seperti Pantai Dutungan dan Lappa Laona yang selama ini menjadi primadona wisata alam Kabupaten Barru.

Menurutnya, wisatawan yang datang ke pusat kota dapat melanjutkan perjalanan menikmati panorama wisata alam lainnya di Barru sehingga perputaran ekonomi daerah semakin meningkat.

Tak hanya itu, keberadaan jalur kereta api Trans Sulawesi yang kini ramai digunakan masyarakat, terutama anak-anak sekolah saat musim liburan, juga dinilai menjadi peluang besar untuk mendukung pertumbuhan wisata keluarga di Barru.

“Jalur kereta api yang ramai digunakan masyarakat di musim liburan tentu bisa menjadi daya tarik tambahan dengan hadirnya Joyland di pusat kota,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Joyland Wahana Keluarga, Hendra Nick Arthur, menyampaikan kesiapan pihaknya mendukung pengembangan wisata keluarga modern di Barru melalui konsep wahana air portable yang ramah ruang publik dan mampu menghadirkan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat.

“Joyland hadir bukan sekadar tempat bermain, tetapi menjadi ruang publik yang hidup dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Rencana kehadiran Joyland di Barru pun mulai mendapat perhatian positif karena dinilai mampu menghadirkan wajah baru pariwisata keluarga di jalur strategis Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat branding daerah dengan tagline

“Singgah Dulu ke Barru”.
Turut hadir mendampingi Bupati Barru dalam pertemuan tersebut antara lain Kepala Disparekrafpora, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala DPMSTSP, Kepala Bapenda, Kabag Protokol Setda Barru, perwakilan Dinas Perhubungan bidang Sarana dan Prasarana, serta Kasubid Pendaftaran dan Pendataan Bapenda.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *