Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
BarruPemkab

“Dari Barru untuk Indonesia” — Sapi Kurban Presiden 908 Kilogram Jadi Kebanggaan Warga Nepo

334
×

“Dari Barru untuk Indonesia” — Sapi Kurban Presiden 908 Kilogram Jadi Kebanggaan Warga Nepo

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

“Dari Barru untuk Indonesia” — Sapi Kurban Presiden 908 Kilogram Jadi Kebanggaan Warga Nepo

 

Barru — Ratusan warga memadati Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Selasa sore (26/5/2026), saat Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Barru menyerahkan bantuan kemasyarakatan (Banmas) sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

 

Kehadiran sapi kurban Presiden di Desa Nepo menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat. Selain memiliki bobot fantastis mencapai sekitar 908,5 kilogram, sapi jenis limousine tersebut juga merupakan hasil pengembangan peternakan lokal Kabupaten Barru melalui program inseminasi buatan (IB).

 

Penyerahan bantuan berlangsung penuh antusias dan rasa syukur.

Turut hadir Sekretaris Daerah Barru, Ketua PMI Barru, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kasatpol PP Damkar, Plt Kepala Dinas Sosial, Camat Mallusetasi, Danramil Mallusetasi, Kapolsek Mallusetasi, serta tokoh masyarakat setempat.

 

Dalam sambutannya, Bupati Barru menyebut bantuan sapi kurban Presiden sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat kepada masyarakat Barru, khususnya warga Desa Nepo.

 

“Hari ini tentu kita patut berbangga dan mensyukuri nikmat Allah SWT. Tidak semua daerah mendapatkan rezeki ini, tetapi alhamdulillah bantuan dari Bapak Presiden ditempatkan di Desa Nepo,” ujar Andi Ina disambut tepuk tangan warga.

 

Ia mengatakan penyaluran bantuan tersebut menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat, sekaligus bentuk kepedulian Presiden terhadap daerah.

 

Menurutnya, daging kurban nantinya diharapkan dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat, khususnya warga Dusun Mareppang dan Dusun Pakka.

 

“Awalnya sapi ini direncanakan dibawa ke Pakka, tetapi karena keterbatasan transportasi akhirnya dipusatkan di sini. Mudah-mudahan setelah disembelih besok, dagingnya bisa dinikmati masyarakat di dua dusun,” katanya.

 

Pada kesempatan itu, Andi Ina juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa serta menjalankan program-program pro rakyat.

 

Ia turut menyinggung sejumlah program nasional yang kini mulai dirasakan manfaatnya di daerah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Merah Putih.

 

“Desa Nepo menjadi salah satu desa yang lebih awal menghadirkan Koperasi Merah Putih. Mudah-mudahan ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Tak hanya itu, Bupati Barru juga menyampaikan optimismenya menjadikan Barru sebagai salah satu sentra pengembangan sapi eksotik di Sulawesi Selatan.

 

“Ini sapi limousine, sapi yang memang bernilai tinggi. Alhamdulillah, sapi ini lahir dan dikembangkan di Kabupaten Barru, lalu disembelih juga di Kabupaten Barru,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Barru, Andi Muhammad Nur, menjelaskan bahwa sapi bantuan Presiden tersebut berasal dari Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja.

 

Menurutnya, sapi itu merupakan hasil pengembangan inseminasi buatan oleh petugas peternakan daerah dan menjadi bukti keberhasilan pengembangan peternakan lokal Barru.

 

“Ini sapi lokal Barru hasil inseminasi buatan oleh petugas kami. Harganya disepakati sebesar Rp88 juta dengan estimasi daging sekitar 350 kilogram,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, bantuan sapi Presiden menjadi dorongan besar bagi pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Barru, termasuk pengembangan sapi eksotik seperti limousine, Brahman, Angus, dan Brangus.

 

Di sisi lain, Kepala Desa Nepo, Muhammad Toaha, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada masyarakat Desa Nepo sebagai penerima bantuan sapi kurban Presiden RI.

 

“Ini adalah rezeki besar bagi masyarakat Desa Nepo. Tidak semua desa mendapatkan bantuan sapi dari Bapak Presiden, dan alhamdulillah Desa Nepo dipercaya menerima bantuan tersebut,” katanya.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis sapi Banmas Tahun 2026, Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), serta pembagian goodie bag kepada penerima bantuan oleh Bupati Barru bersama Wakil Bupati, Sekda Barru, dan Kepala Dinas Peternakan.

“Dari Barru untuk Indonesia” — Sapi Kurban Presiden 908 Kilogram Jadi Kebanggaan Warga Nepo

Barru — Ratusan warga memadati Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Selasa sore (26/5/2026), saat Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Barru menyerahkan bantuan kemasyarakatan (Banmas) sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kehadiran sapi kurban Presiden di Desa Nepo menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat. Selain memiliki bobot fantastis mencapai sekitar 908,5 kilogram, sapi jenis limousine tersebut juga merupakan hasil pengembangan peternakan lokal Kabupaten Barru melalui program inseminasi buatan (IB).

Penyerahan bantuan berlangsung penuh antusias dan rasa syukur.
Turut hadir Sekretaris Daerah Barru, Ketua PMI Barru, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kasatpol PP Damkar, Plt Kepala Dinas Sosial, Camat Mallusetasi, Danramil Mallusetasi, Kapolsek Mallusetasi, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Barru menyebut bantuan sapi kurban Presiden sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat kepada masyarakat Barru, khususnya warga Desa Nepo.

“Hari ini tentu kita patut berbangga dan mensyukuri nikmat Allah SWT. Tidak semua daerah mendapatkan rezeki ini, tetapi alhamdulillah bantuan dari Bapak Presiden ditempatkan di Desa Nepo,” ujar Andi Ina disambut tepuk tangan warga.

Ia mengatakan penyaluran bantuan tersebut menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat, sekaligus bentuk kepedulian Presiden terhadap daerah.

Menurutnya, daging kurban nantinya diharapkan dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat, khususnya warga Dusun Mareppang dan Dusun Pakka.

“Awalnya sapi ini direncanakan dibawa ke Pakka, tetapi karena keterbatasan transportasi akhirnya dipusatkan di sini. Mudah-mudahan setelah disembelih besok, dagingnya bisa dinikmati masyarakat di dua dusun,” katanya.

Pada kesempatan itu, Andi Ina juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa serta menjalankan program-program pro rakyat.

Ia turut menyinggung sejumlah program nasional yang kini mulai dirasakan manfaatnya di daerah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Merah Putih.

“Desa Nepo menjadi salah satu desa yang lebih awal menghadirkan Koperasi Merah Putih. Mudah-mudahan ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Bupati Barru juga menyampaikan optimismenya menjadikan Barru sebagai salah satu sentra pengembangan sapi eksotik di Sulawesi Selatan.

“Ini sapi limousine, sapi yang memang bernilai tinggi. Alhamdulillah, sapi ini lahir dan dikembangkan di Kabupaten Barru, lalu disembelih juga di Kabupaten Barru,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Barru, Andi Muhammad Nur, menjelaskan bahwa sapi bantuan Presiden tersebut berasal dari Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja.

Menurutnya, sapi itu merupakan hasil pengembangan inseminasi buatan oleh petugas peternakan daerah dan menjadi bukti keberhasilan pengembangan peternakan lokal Barru.

“Ini sapi lokal Barru hasil inseminasi buatan oleh petugas kami. Harganya disepakati sebesar Rp88 juta dengan estimasi daging sekitar 350 kilogram,” jelasnya.

Ia menambahkan, bantuan sapi Presiden menjadi dorongan besar bagi pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Barru, termasuk pengembangan sapi eksotik seperti limousine, Brahman, Angus, dan Brangus.

Di sisi lain, Kepala Desa Nepo, Muhammad Toaha, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada masyarakat Desa Nepo sebagai penerima bantuan sapi kurban Presiden RI.

“Ini adalah rezeki besar bagi masyarakat Desa Nepo. Tidak semua desa mendapatkan bantuan sapi dari Bapak Presiden, dan alhamdulillah Desa Nepo dipercaya menerima bantuan tersebut,” katanya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis sapi Banmas Tahun 2026, Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), serta pembagian goodie bag kepada penerima bantuan oleh Bupati Barru bersama Wakil Bupati, Sekda Barru, dan Kepala Dinas Peternakan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *