Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
PendidikanParepare

Cetak Generasi Qur’ani, 737 Santri LPPTKA-BKPRMI Parepare Resmi Diwisuda di Auditorium IAIN

213
×

Cetak Generasi Qur’ani, 737 Santri LPPTKA-BKPRMI Parepare Resmi Diwisuda di Auditorium IAIN

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

DENTUMNUSANTARA.COM, PAREPARE – Momentum bersejarah bagi dunia pendidikan keagamaan di Kota Parepare kembali tercipta. Hari ini, Ahad (7/6/2026), Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an-Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA-BKPRMI) Kota Parepare sukses mengukuhkan 737 santri/santriwati dalam prosesi Wisuda Santri di Auditorium Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare.
​Acara akbar tahunan ini dihadiri langsung oleh bapak Wali Kota Parepare, H. Tasmin Hamid, SE., MH. Selain itu, tampak hadir jajaran petinggi organisasi, di antaranya Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan Asri Said, ST., MM., beserta Direktur Wilayah (Dirwil) LPPTKA Sulsel Hendra Muhammad Ismail, S.Pd.I
​Pantauan di lokasi, kemegahan auditorium kian terasa dengan hadirnya sejumlah pejabat teras Kota Parepare, mulai dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, beberapa Kepala Bagian (Kabag) Setdako, hingga Wakil Rektor II IAIN Parepare. Hadir pula para tokoh agama, Kepala Unit TKA-TPA se-Kota Parepare, serta ribuan orang tua santri yang memadati ruangan dengan penuh rasa haru dan bahagia.
​Estafet Pembinaan: Dari TPA ke Remaja Masjid
​Dalam sambutannya, Ketua DPW BKPRMI Sulsel, Asri Said, ST., MM., memberikan apresiasi tinggi atas capaian kuantitas dan kualitas santri di Parepare. Namun, ia mengingatkan agar proses pembinaan tidak berhenti sampai di meja wisuda.
​”Kami mengimbau dan sangat berharap kiranya anak-anak santri kita ini tetap dibina secara berkelanjutan. Setelah selesai mengaji di tingkat TPA, segera lanjutkan pembinaan mereka ke wadah Remaja Masjid. Ini penting agar bacaan Qur’an serta ibadah shalat mereka tetap terpelihara sejak dini hingga dewasa,” imbau Asri Said.
​Pesan Wali Kota: Jangan Sampai Kembali ke ‘Nol’
​Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Parepare, H. Tasmin Hamid, SE., MH., menaruh harapan besar kepada para kolaborator pendidikan, khususnya ustadz-ustadzah dan orang tua selaku madrasah utama anak di rumah.
​”Pemerintah Kota sangat berharap para ustadz dan orang tua memberikan perhatian khusus kepada anak-anak kita setelah hari ini. Bacaan Qur’annya harus tetap dijaga. Jika tidak dibiasakan membaca setiap hari, dikhawatirkan mereka akan kembali ke ‘nol’ lagi, lupa huruf, dan akhirnya tidak bisa membaca Al-Qur’an. Tolong jadikan ini kebiasaan harian di rumah,” tegas Tasmin Hamid dalam sambutannya.
​Progres Signifikan TKA-TPA Al Busyrah Panroko
​Kebahagiaan mendalam juga dirasakan oleh salah satu tokoh pendidikan Al-Qur’an Parepare, Dr. Abdullah, S.Ag., M.Pd. Selaku Kepala TKA-TPA Al Busyrah Panroko, ia mengaku sangat bersyukur atas peningkatan prestasi anak didiknya tahun ini.
​”Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Tahun ini TKA-TPA Al Busyrah Panroko berhasil mengikutkan 6 orang santri dan santriwati untuk diwisuda. Ini merupakan progres yang luar biasa karena pada tahun sebelumnya kami hanya mengikutkan 3 orang santri,” ungkap Dr. Abdullah penuh syukur.
​Acara wisuda yang berlangsung sejak pagi ini berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat. Prosesi pemindahan kuncir toga ratusan santri ini menjadi simbol resmi bahwa Kota Parepare siap menyongsong masa depan dengan generasi muda yang berkarakter islami dan Qur’ani.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *