Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parepare

Cegah PMK, Tim Kesehatan Hewan Parepare Gelar Vaksinasi Terpadu di Lumpue

64
×

Cegah PMK, Tim Kesehatan Hewan Parepare Gelar Vaksinasi Terpadu di Lumpue

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com.PAREPARE – Upaya mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus dilakukan. Pada Selasa (7/4/2026), tim kesehatan hewan Kota Parepare menggelar vaksinasi dan pemeriksaan terpadu terhadap ternak sapi milik warga di Kelurahan Lumpue.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pejabat Otoritas Veteriner (POV) Kota Parepare, drh. Nurdin, SKH, MP, yang juga bertindak sebagai koordinator tim lapangan. Ia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan ternak sekaligus melindungi ekonomi peternak.

Layanan Kesehatan Terpadu

Selain vaksinasi, tim juga memberikan layanan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan kondisi ternak layak mendapatkan vaksin. Adapun layanan yang dilakukan meliputi:

Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) untuk mengetahui status reproduksi sapi
PMK.09
Pemeriksaan kesehatan umum guna memastikan ternak dalam kondisi sehat
Pengobatan dan pemberian nutrisi, seperti obat cacing, multivitamin, serta penanganan langsung bagi ternak yang sakit

Upaya Putus Rantai Penularan

Vaksinasi PMK dinilai sebagai langkah utama dalam menekan penyebaran penyakit yang menyerang hewan berkuku belah tersebut. Program ini bertujuan untuk:

Meningkatkan kekebalan ternak terhadap virus PMK

Mendukung program nasional pembebasan PMK

Menjamin keamanan pangan asal hewan bagi masyarakat

Jadwal Vaksinasi dan Imbauan

drh. Nurdin mengingatkan, vaksinasi harus dilakukan secara berkala agar perlindungan optimal. Adapun skemanya:

Vaksin dasar diberikan dua kali dengan interval satu bulan

Booster dilakukan setiap enam bulan
Ternak harus dalam kondisi sehat dan berusia minimal tiga bulan

Ia juga mengimbau para peternak untuk aktif mengikuti jadwal vaksinasi, menjaga kebersihan kandang, serta mengawasi lalu lintas ternak.

“Peternak diharapkan segera melapor jika menemukan gejala mencurigakan pada ternaknya, agar bisa segera ditangani,” tegasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *