Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satresnarkoba Polres Barru Perkuat Sinergi Bersama Warga Desa Nepo

58
×

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satresnarkoba Polres Barru Perkuat Sinergi Bersama Warga Desa Nepo

Sebarkan artikel ini

dentumnusantara.comBARRU, SULSEL — Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus digencarkan Kepolisian Resor (Polres) Barru.

Melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), kepolisian memperkuat edukasi sekaligus membangun sinergi dengan masyarakat di tingkat desa.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba yang digelar di Aula Kantor Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Kegiatan dilaksanakan Satresnarkoba Polres Barru di bawah pimpinan Kasat Resnarkoba Polres Barru IPTU Herman Sudi, S.H., M.H., C.PHR., C.P.M., dan dipimpin langsung oleh KBO Satresnarkoba IPDA Nirwan Bakri, S.H., bersama sejumlah personel Satresnarkoba.

Sosialisasi tersebut diikuti Kepala Desa Nepo, Sekretaris Desa, Ketua BPD, staf kantor desa, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Nepo.

Dalam kegiatan itu, personel Satresnarkoba memberikan pemahaman terkait bahaya dan dampak penyalahgunaan narkotika, mulai dari ancaman terhadap kesehatan, masa depan generasi muda, keharmonisan keluarga hingga keamanan dan kehidupan sosial masyarakat.

Kasat Resnarkoba Polres Barru IPTU Herman Sudi melalui jajarannya menegaskan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun kepedulian terhadap lingkungan. Jangan sampai narkoba merusak generasi muda dan kehidupan sosial masyarakat. Apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, segera informasikan kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Ia menekankan, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Peran pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, keluarga, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat pencegahan sejak dini.

“Sinergitas antara Polisi dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bersih dari narkoba. Kami berharap masyarakat tidak takut untuk menyampaikan informasi kepada kepolisian demi kepentingan bersama,” lanjutnya.

Sementara itu, KBO Satresnarkoba Polres Barru IPDA Nirwan Bakri dalam pemaparannya mengajak masyarakat Desa Nepo meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika, terutama yang dapat mengancam generasi muda.

Masyarakat juga didorong berperan aktif melakukan pencegahan dini, menjaga lingkungan masing-masing, serta membangun komunikasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya yang berkaitan dengan narkotika.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif dan edukatif Satresnarkoba Polres Barru dalam menekan potensi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Barru.

Melalui sosialisasi ini, kepolisian berharap kesadaran bersama semakin tumbuh bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, keluarga, dan warga, upaya menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika dapat terus diperkuat.

Polres Barru mengajak masyarakat Desa Nepo untuk bersama-sama memerangi narkoba, melindungi generasi muda, serta menjaga Kabupaten Barru tetap aman dan kondusif.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *