Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Barru Tanam Harapan Baru, Desa Nepo Disiapkan Jadi Lumbung Durian dan Destinasi Agrowisata

180
×

Barru Tanam Harapan Baru, Desa Nepo Disiapkan Jadi Lumbung Durian dan Destinasi Agrowisata

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comBARRU – Pemerintah Kabupaten Barru terus mengakselerasi pembangunan sektor pertanian melalui pengembangan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Salah satu langkah konkret diwujudkan dengan penyerahan bantuan bibit durian kepada Kelompok Tani Mattiro Bulu di Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Minggu (19/7/2026).

Bantuan yang berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus mendorong lahirnya sentra produksi durian yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., mengatakan pengembangan tanaman durian merupakan investasi jangka panjang yang diyakini mampu memberikan nilai tambah bagi petani. Selain meningkatkan produktivitas lahan, program ini juga diarahkan untuk memperkuat potensi Desa Nepo sebagai kawasan agrowisata berbasis hortikultura.

“Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan komoditas hortikultura, khususnya durian. Kami berharap Desa Nepo berkembang menjadi sentra durian yang mampu menghasilkan produk berkualitas sekaligus menjadi daya tarik wisata berbasis pertanian,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada bantuan bibit, tetapi juga pada komitmen petani dalam melakukan penanaman dan pemeliharaan tanaman secara berkelanjutan. Karena itu, Dinas Pertanian akan terus memberikan pendampingan melalui penyuluh pertanian lapangan bersama pemerintah desa agar tanaman dapat tumbuh optimal hingga memasuki masa produksi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengembangan kawasan hortikultura di Kabupaten Barru.

Di sisi lain, Ketua Kelompok Tani Mattiro Bulu menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barru serta Dinas Pertanian atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, program tersebut menjadi motivasi baru bagi para petani untuk mengembangkan usaha tani yang lebih produktif dan berdaya saing.

Ia optimistis, dengan pengelolaan yang baik, tanaman durian yang ditanam hari ini akan menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat Desa Nepo, sekaligus memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu sentra hortikultura unggulan di Kabupaten Barru.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Barru kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, dengan menghadirkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi lokal yang dimiliki.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *