Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Barru Perkuat Komitmen Kelola Sampah Modern, Bupati Andi Ina Dukung PSEL dan RDF untuk Lingkungan Berkelanjutan

51
×

Barru Perkuat Komitmen Kelola Sampah Modern, Bupati Andi Ina Dukung PSEL dan RDF untuk Lingkungan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comMakassar – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan kembali ditegaskan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., saat menghadiri pertemuan bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan para kepala daerah se-Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan strategis tersebut dipimpin Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Mohammad Jumhur Hidayat, serta dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, dan para bupati serta wali kota se-Sulawesi Selatan.

Fokus pembahasan diarahkan pada percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Kota Makassar serta pengembangan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan. Kedua program tersebut menjadi bagian dari strategi nasional dalam mengurangi timbunan sampah sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan limbah menjadi sumber energi dan bernilai ekonomi.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru siap mendukung setiap kebijakan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang bertujuan memperkuat sistem pengelolaan persampahan secara berkelanjutan.

“Pengembangan teknologi pengolahan sampah seperti PSEL dan RDF merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah. Pemerintah Kabupaten Barru siap mendukung berbagai kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan, pengurangan timbunan sampah, serta terciptanya nilai tambah ekonomi dari pengelolaan limbah,” ujar Andi Ina.
Menurut Bupati, persoalan sampah tidak lagi dapat diselesaikan dengan pendekatan konvensional semata.

Dibutuhkan inovasi teknologi, penguatan regulasi, serta kolaborasi lintas sektor agar pengelolaan sampah mampu memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis ekonomi sirkular.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota merupakan fondasi penting dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efektif, terintegrasi, dan berwawasan lingkungan.

“Hasil pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama antardaerah dalam mengembangkan teknologi pengolahan sampah yang inovatif. Dengan demikian, upaya menjaga kelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan limbah yang bernilai ekonomi,” tambahnya.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan langkah dalam mendukung kebijakan nasional di bidang lingkungan hidup, sekaligus mempercepat transformasi pengelolaan sampah menuju sistem yang lebih modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *