Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Barru Gandeng KKDB, Siapkan Jalan Baru Investasi dan Pembangunan Berbasis Kolaborasi

45
×

Barru Gandeng KKDB, Siapkan Jalan Baru Investasi dan Pembangunan Berbasis Kolaborasi

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comBarru – Pemerintah Kabupaten Barru terus memperluas ruang kolaborasi untuk mempercepat pembangunan daerah. Salah satu langkah strategis yang kini disiapkan adalah membangun kemitraan resmi dengan Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) yang diharapkan menjadi pintu masuk lahirnya berbagai program investasi dan pengembangan potensi daerah.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Kerja Sama Daerah yang digelar di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Senin (3/8/2026). Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, mewakili Bupati Barru, serta dihadiri jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KKDB dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam arahannya, Andi Syarifuddin mengungkapkan bahwa Tim Kerja Sama Daerah Sekretariat Daerah telah menyusun draf awal MoU sebagai dasar kerja sama yang akan disempurnakan melalui pembahasan bersama KKDB.

Menurutnya, pertemuan tersebut bukan sekadar membahas dokumen administratif, tetapi menjadi momentum menyatukan gagasan dan potensi agar dapat diterjemahkan menjadi program-program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pertemuan ini diharapkan menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan, baik dari perangkat daerah maupun KKDB. Setelah MoU disepakati, kerja sama tersebut harus segera diwujudkan dalam program-program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat Barru,” ujar Sekda.

Ia menegaskan, di tengah ruang fiskal daerah yang semakin terbatas pada 2026, sinergi dengan berbagai pihak menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga laju pembangunan. Kehadiran KKDB dinilai memiliki peran strategis melalui jejaring sumber daya, pelaku usaha, dan investor yang tersebar di berbagai daerah.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Barru berharap dapat mempercepat masuknya investasi, mengembangkan sektor-sektor unggulan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum DPP KKDB, Tahir Burhan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Barru yang membuka ruang kemitraan dengan organisasi perantau asal Barru tersebut.

Ia menegaskan bahwa KKDB siap menjadi mitra pembangunan, tidak hanya melalui pemikiran dan masukan, tetapi juga dengan menghadirkan jejaring investor dan pelaku usaha yang dimiliki organisasi.
Sebagai tahap awal, KKDB mengusulkan agar kerja sama difokuskan pada program-program yang mudah direalisasikan, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, pariwisata, ekonomi, dan pengembangan kawasan strategis.

Dalam forum itu, KKDB juga menawarkan sejumlah peluang investasi yang dinilai potensial, mulai dari pengembangan kawasan pergudangan dan logistik Garongkong, pembangunan rumah sakit swasta, investasi sektor pariwisata, hingga program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan.
KKDB menilai penandatanganan MoU menjadi langkah penting sebagai dasar hukum agar seluruh program kerja sama dapat berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Barru, Akmaluddin, menjelaskan bahwa pembahasan MoU merupakan tindak lanjut dari audiensi sebelumnya antara Pemerintah Kabupaten Barru dan KKDB yang kemudian dilanjutkan melalui koordinasi tim perumus kedua belah pihak.
Menurutnya, penyusunan draf MoU telah mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai kerja sama daerah dengan pihak ketiga.

Akmaluddin juga menawarkan judul kesepakatan bersama, yakni “Kesepakatan Bersama Pemerintah Kabupaten Barru dengan Kerukunan Keluarga Daerah Barru tentang Kerja Sama Pengembangan Potensi dan Investasi Daerah di Kabupaten Barru.”
Ruang lingkup kerja sama dirancang cukup komprehensif, meliputi promosi investasi, fasilitasi investor, pengembangan UMKM dan kewirausahaan, pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, perikanan, industri, pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyelenggaraan forum bisnis, promosi daerah, inovasi daerah, hingga pemanfaatan jaringan KKDB dalam mendukung pembangunan Kabupaten Barru.

Diskusi juga menghasilkan sejumlah masukan strategis, di antaranya perlunya memasukkan aspek transformasi digital, pengembangan teknologi, serta penguatan sistem pemerintahan berbasis digital ke dalam ruang lingkup kerja sama agar mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

Rapat turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Barru Andi Muhammad Batara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jamaluddin, Kepala Dinas Pertanian Ir. Ahmad selaku Koordinator Hubungan Daerah KKDB, Sekretaris Jenderal KKDB Mas’ud Muhammadiyah, Ketua Tim M. Dakhri Sanusi, para pimpinan OPD, serta jajaran pengurus KKDB.

Melalui penyusunan MoU ini, Pemerintah Kabupaten Barru dan KKDB berharap lahir sebuah kemitraan yang tidak hanya memperkuat ikatan emosional antara daerah dan warganya di perantauan, tetapi juga menjadi motor penggerak investasi, inovasi, dan pembangunan yang berkelanjutan demi mewujudkan Barru yang semakin maju dan berdaya saing.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *