Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Bangun Ekosistem UMKM Modern, Barru Gandeng Jamkrida Sulsel Perluas Akses Modal hingga Pemanfaatan AI

53
×

Bangun Ekosistem UMKM Modern, Barru Gandeng Jamkrida Sulsel Perluas Akses Modal hingga Pemanfaatan AI

Sebarkan artikel ini

Dentumnusantara.comBarru – Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui kolaborasi strategis dengan PT Jamkrida Sulawesi Selatan. Sinergi tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Produk Jaminan Surety Bond, Kontra Bank Garansi, dan Pemberdayaan UMKM yang digelar di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., mewakili Bupati Barru ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Barru dan PT Jamkrida Sulawesi Selatan. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mendukung kelancaran pembangunan daerah, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Andi Syarifuddin menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurutnya, keberadaan sistem penjaminan yang kuat menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan menciptakan iklim usaha yang sehat.

“Kerja sama dengan PT Jamkrida Sulawesi Selatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan pembangunan daerah, meningkatkan kepercayaan dalam pengadaan barang dan jasa, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM dalam memperoleh akses pembiayaan dan pengembangan usaha,” ujar Sekda.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup layanan penjaminan bagi penyedia barang dan jasa pemerintah melalui produk Surety Bond, dukungan pembiayaan melalui Kontra Bank Garansi, serta pemberdayaan UMKM melalui peningkatan literasi keuangan, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, digitalisasi, hingga perluasan akses pasar.

Pada kesempatan itu, Kepala Bagian Penjaminan PT Jamkrida Sulawesi Selatan, Agustinus Rimba, memaparkan berbagai produk penjaminan yang dapat dimanfaatkan pemerintah maupun pelaku usaha. Menurutnya, Jamkrida hadir sebagai solusi bagi pelaku usaha yang mengalami keterbatasan agunan untuk memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan.

“Jamkrida membantu pelaku usaha yang belum memiliki agunan yang cukup agar tetap bisa memperoleh pinjaman. Intinya, kami hadir untuk mempermudah akses modal usaha,” jelas Agustinus.

Ia menambahkan, PT Jamkrida Sulsel memiliki tiga layanan utama, yakni penjaminan kredit, Surety Bond, dan Kontra Bank Garansi. Ketiga layanan tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran pelaksanaan proyek pemerintah maupun swasta sekaligus memperkuat permodalan pelaku usaha.

Peserta sosialisasi juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai jenis produk Surety Bond, mulai dari Jaminan Penawaran (Bid Bond), Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond), Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond), hingga Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond) beserta persyaratan dan mekanisme penerbitannya.

Tak hanya membahas akses pembiayaan, kegiatan ini juga mengangkat pentingnya transformasi digital bagi UMKM. Materi tersebut disampaikan oleh M. Iqbal yang menyoroti pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu strategi meningkatkan daya saing usaha.

Menurutnya, AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah menjadi alat yang mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, memperluas pemasaran, memahami perilaku konsumen, hingga menciptakan inovasi produk yang lebih kompetitif.

Melalui program AIM ASEAN, pelaku UMKM diperkenalkan pada dasar-dasar AI, tahapan implementasi dalam bisnis, penggunaan AI yang etis, hingga strategi penerapannya untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha.

“Melalui penguatan kapasitas digital tersebut, diharapkan UMKM Indonesia mampu naik kelas, semakin inovatif, dan memiliki daya saing yang lebih kuat, baik di pasar nasional maupun regional ASEAN,” tutur M. Iqbal.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, PT Jamkrida Sulsel, sektor perbankan, dan pelaku usaha semakin erat sehingga mampu menciptakan ekosistem pembiayaan yang inklusif, memperkuat iklim investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Teknik Penjaminan PT Jamkrida Sulsel Lusy Shintya Devi, para Asisten Setda Barru, pimpinan OPD, perwakilan Direktur RSUD La Patarai Barru, para Kepala Bagian Setda, para Camat se-Kabupaten Barru, para Kepala Puskesmas, serta jajaran PT Jamkrida Sulawesi Selatan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *