PAREPARE, DentumNusantara.com — Antrean panjang kendaraan kembali terlihat di SPBU 74.911.52, Jalan Jenderal Ahmad Yani Km 2, Kota Parepare, Senin malam (31/8/2026).
Pantauan lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan roda empat berpelat hitam mengular untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite. Antrean bahkan mengular hingga mendekati kawasan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare.
Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan warga, terutama karena pada saat yang sama layanan pengisian BBM untuk sepeda motor justru tidak berjalan.
“Tidak ada BBM untuk motor, Pak. Tapi anehnya banyak mobil pelat hitam yang mengantre mengisi BBM,” ujar seorang pengendara di lokasi.
Ketika dikonfirmasi mengenai ketiadaan layanan sepeda motor, seorang pria berrompi Pertamina yang mengatur arus kendaraan menyatakan bahwa operator pengisian roda dua sedang berhalangan hadir.
“Operatornya sedang sakit, Pak. Jadi pengisian untuk motor tidak terlayani,” dalihnya.
Namun, pengamatan di lapangan memperlihatkan beberapa petugas berseragam operator tetap beraktivitas di area SPBU, membantu mengarahkan jalur kendaraan yang hendak masuk.
Ganggu Arus Lalu Lintas
Panjangnya antrean tidak hanya mengganggu pelayanan internal SPBU. Kendaraan yang meluber hingga ke badan jalan membuat arus lalu lintas di Jalan Jenderal Ahmad Yani mengalami kepadatan.
Pengguna jalan dari arah timur maupun barat harus melintas ekstra hati-hati di tengah kemacetan tersebut, terlebih lokasinya berdekatan dengan area Rujab Wali Kota Parepare.
Warga berharap pengelola SPBU dan instansi terkait segera melakukan penataan antrean agar aktivitas pengisian BBM tidak membahayakan pengguna jalan lain dan memicu kecelakaan.
Pengelola Belum Berikan Klarifikasi
Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengelola atau pemilik SPBU 74.911.52 belum memberikan penjelasan resmi terkait terhentinya layanan sepeda motor serta mengularnya antrean mobil pelat hitam tersebut.
Redaksi DentumNusantara.com tetap memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak SPBU maupun instansi berwenang guna menjelaskan kondisi yang terjadi pada Senin malam tersebut.



















