Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Monitoring Jagung JJUH Parent Seed di Nepo, Dinas Pertanian Barru Apresiasi Pertumbuhan Tanaman yang Menggembirakan

39
×

Monitoring Jagung JJUH Parent Seed di Nepo, Dinas Pertanian Barru Apresiasi Pertumbuhan Tanaman yang Menggembirakan

Sebarkan artikel ini

dentumnusantara.comBARRU, MALLUSETASI – Perkembangan tanaman jagung JJUH Parent Seed di lokasi penangkaran Kelompok Tani (KT) To Nepo, Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Hal tersebut terlihat saat Dinas Pertanian Kabupaten Barru bersama rombongan melakukan monitoring langsung terhadap perkembangan tanaman jagung tersebut, Selasa (3/11/2026).

Monitoring ini bertujuan memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sekaligus menyerap berbagai masukan, keluhan, dan kendala yang dihadapi petani selama pelaksanaan program penangkaran.

Program JJUH Parent Seed merupakan bentuk kerja sama Pemerintah Kabupaten Barru dengan Mr. Kao melalui Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., menjelaskan bahwa proses penanaman dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, lahan yang telah ditanami dan memasuki masa pertumbuhan mencapai kurang lebih 2 hektare dari total lahan sekitar 6 hektare yang telah disiapkan Kelompok Tani To Nepo.

Menurut Ahmad, keberhasilan program penangkaran tersebut sangat bergantung pada ketekunan dan keseriusan para pengelola dalam melakukan pemeliharaan tanaman.

Mulai dari pemenuhan kebutuhan pupuk, menjaga ketersediaan air, pengendalian gulma, hingga mengantisipasi serangan hama harus menjadi perhatian agar tanaman dapat tumbuh optimal hingga masa panen.

“Memang diperlukan keuletan para pengelola, mulai dari memperhatikan kebutuhan pemupukan, menjaga ketersediaan air, mengendalikan gulma, dan mengantisipasi serangan hama. Seluruh tahapan pemeliharaan ini penting agar tanaman tetap tumbuh optimal dan terjaga sampai memasuki masa panen,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian untuk terus memberikan pendampingan secara intensif kepada petani, terutama dalam memberikan arahan teknis serta solusi terhadap berbagai persoalan yang mungkin muncul selama proses budidaya.

“Kami berharap penyuluh pertanian terus hadir memberikan pendampingan kepada petani, sehingga setiap tahapan kegiatan dapat berjalan dengan baik dan apabila ditemukan kendala di lapangan dapat segera dicarikan solusi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ahmad mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan langsung, kondisi pertumbuhan tanaman jagung JJUH Parent Seed saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif.

“Kami melihat proses pertumbuhannya sangat menggembirakan. Mudah-mudahan kondisi ini bisa terus terjaga hingga masa panen. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Kelompok Tani To Nepo yang selama ini terus membangun kerja sama dengan baik bersama seluruh pihak yang terlibat dalam program ini,” tutupnya.

Melalui monitoring tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, Universitas Hasanuddin, penyuluh pertanian, dan kelompok tani semakin kuat sehingga program penangkaran jagung JJUH Parent Seed dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Barru.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *