Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
Barru

Hari Terakhir KKN, Mahasiswa ITH Paparkan Hasil Program di Takkalasi, SIRAM PINTAR Jadi Inovasi Unggulan

138
×

Hari Terakhir KKN, Mahasiswa ITH Paparkan Hasil Program di Takkalasi, SIRAM PINTAR Jadi Inovasi Unggulan

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com.BARRU — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler III Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) menutup rangkaian pengabdian di Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, dengan memaparkan hasil berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama berada di tengah masyarakat.

Pemaparan tersebut berlangsung dalam Seminar Hasil Program KKN yang dirangkaikan dengan malam ramah tamah dan penutupan KKN di Aula Kantor Kelurahan Takkalasi, Sabtu malam (29/8/2026). Salah satu program yang menjadi perhatian adalah SIRAM PINTAR (Sistem Irigasi Ramah dan Pintar) untuk membantu kelompok wanita tani.

Program Disusun Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat

Ketua Koordinator KKN Reguler III ITH, Rezki Setiawan, mengatakan seluruh program kerja disusun berdasarkan hasil observasi dan survei terhadap kondisi serta kebutuhan masyarakat di Kelurahan Takkalasi.

Program yang dijalankan mencakup berbagai bidang, mulai dari teknologi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, pertanian hingga kegiatan sosial.

“Melalui seminar hasil ini, kami tidak hanya menyampaikan capaian setiap program, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan dan melihat manfaat yang telah diberikan kepada masyarakat,” ujar Rezki.

Edukasi Teknologi hingga Rumah Belajar
Di bidang literasi digital, mahasiswa menggelar Sosialisasi Bijak Teknologi yang diikuti 60 siswa MTs, terdiri dari 30 perempuan dan 30 laki-laki.

Peserta diberikan pemahaman tentang penggunaan teknologi secara aman, bijak dan bertanggung jawab, termasuk manfaat serta dampak negatif penggunaan teknologi secara berlebihan maupun tidak tepat.

Mahasiswa juga menjalankan DIGISTART (Pelatihan Microsoft Excel) yang diikuti 24 siswa MTs. Pelatihan tersebut memberikan pengetahuan dasar mengenai pembuatan tabel, pengolahan data dan penggunaan rumus sederhana.

Sementara Rumah Belajar Ceria menjadi wadah belajar bagi anak-anak sekolah dasar. Materi yang diberikan meliputi Bahasa Inggris, Matematika dan pelajaran lainnya yang masih membutuhkan pendampingan.

GEMA Tingkatkan Kemampuan Mengaji Anak

Di bidang keagamaan, mahasiswa melaksanakan GEMA (Gerakan Mengaji Bersama).
Program ini lahir dari hasil survei yang menunjukkan sebagian anak telah menghafal beberapa surah, tetapi masih membutuhkan pendampingan dalam mengenal huruf hijaiyah dan membaca Al-Qur’an.

Mahasiswa kemudian memberikan pendampingan secara rutin agar kemampuan dasar mengaji anak-anak dapat meningkat.

Dorong Gaya Hidup Sehat dan Semarak Kemerdekaan

Pada bidang kesehatan dan sosial, mahasiswa menjalankan GEMOY (Gerakan Motivation Hidup Healthy).
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat. Salah satu kegiatannya berupa senam bersama sebelum pelaksanaan lomba Semarak Kemerdekaan.

Mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan Semarak Kemerdekaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Berbagai perlombaan digelar di lingkungan Pacciro, seperti estafet tepung, makan kerupuk, paku botol dan sarung voli. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.

UMKM Didorong Masuk Ekosistem Digital

Di sektor ekonomi, mahasiswa memberikan pendampingan melalui program Digitalisasi UMKM.
Program ini menyasar pelaku usaha yang belum memahami cara mendaftarkan usahanya di Google Maps dan belum memiliki QRIS.

Melalui pendampingan tersebut, pelaku UMKM dibantu agar usahanya lebih mudah ditemukan pelanggan sekaligus memiliki alternatif pembayaran secara digital.

Aksi Bersih Pantai hingga Daur Ulang Sampah

Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui Aksi Bersih-Bersih Pantai yang dilakukan bersama Gappembar dan Unismuh.

Mahasiswa juga menjalankan SAJAK (Sampah Jadi Karya) dengan mengajak peserta memanfaatkan sampah tutup botol menjadi gantungan kunci.

Program ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah dan memanfaatkan kembali sampah agar tidak menjadi limbah.
Mahasiswa turut membuat Bak Sampah di sejumlah titik yang mudah dijangkau masyarakat. Fasilitas tersebut diharapkan membantu mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Website Kelurahan untuk Perkuat Informasi Publik

Di bidang teknologi informasi, mahasiswa merancang Website Kelurahan Takkalasi sebagai media informasi dan pelayanan digital.
Website tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai program pemerintahan, kegiatan serta layanan yang tersedia di kelurahan secara lebih mudah dan terstruktur.

SIRAM PINTAR Jadi Inovasi Unggulan

Sementara itu, SIRAM PINTAR (Sistem Irigasi Ramah dan Pintar) menjadi salah satu inovasi unggulan mahasiswa KKN Reguler III ITH.

Program ini dirancang untuk membantu Kelompok Wanita Tani (KWT) yang sebelumnya masih melakukan penyiraman tanaman secara manual.
Dengan memanfaatkan jaringan pipa,

sistem penyiraman dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga membantu menghemat waktu dan tenaga.

Inovasi tersebut sekaligus menjadi upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi sederhana yang dapat diterapkan dalam aktivitas pertanian masyarakat.

Berharap Program Berlanjut
Rezki berharap berbagai program yang telah dijalankan tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan lokasi KKN.
Menurutnya, keberhasilan program bukan hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat.

“Harapan kami, program yang telah dilaksanakan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat meskipun masa KKN telah berakhir,” katanya.

Malam ramah tamah sekaligus penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian KKN Reguler III ITH di Kelurahan Takkalasi.

Mahasiswa berharap kontribusi yang diberikan selama berada di tengah masyarakat dapat meninggalkan manfaat dan pengalaman positif, khususnya dalam bidang teknologi, pendidikan, ekonomi, pertanian, kesehatan, lingkungan dan sosial.(***(

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *