PAREPARE, DENTUMNUSANTARA.COM — Sebanyak 62 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Parepare dinyatakan lulus ujian munaqasyah yang digelar di Kampus DDI Ujung Lare, Kota Parepare, Jumat (9/10/2026). Capaian ini menjadi salah satu langkah penting bagi kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas lulusannya.
Pelaksanaan munaqasyah tersebut melibatkan Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Wilayah VIII yang meliputi Sulawesi, Maluku, dan Papua sebagai pengawas dan penguji.
Tim pengawas dan penguji dari Kopertais Wilayah VIII di antaranya Prof. H. Hamzah, M.A., Ph.D., dan Dr. H. Nur Taufiq Sanusi, M.Ag.
Sementara itu, tim penguji dari STAI DDI Parepare terdiri atas Ketua STAI DDI Parepare Dr. Muh. Djunaidi, M.Ag., Dr. Abdullah, S.Ag., M.Pd., Dr. Putri Dewi, S.Pd., M.Pd., Drs. H. Abd. Rahman Fasih, M.Ag., Drs. Ismail Latief, M.M., Dr. A. Nurkidam, M.Ag., Andi Tarbiyah Hasan, S.Pd.I., M.Pd., serta M. Ali Hafid R., S.Pd., M.Pd.
Ketua Panitia Munaqasyah, Muhammad Jawad, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan, pelaksanaan ujian tahun ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama diikuti 37 mahasiswa, sedangkan gelombang kedua diikuti 25 mahasiswa yang melaksanakan ujian pada hari tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh peserta dinyatakan lulus. Kami sangat bersyukur karena pelaksanaan munaqasyah berjalan dengan khidmat dan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, para peserta dijadwalkan mengikuti wisuda pada 10 Oktober 2026.
STAI DDI Parepare Perkuat Mutu Pendidikan
Ketua STAI DDI Parepare, Dr. Muh. Djunaidi, M.Ag., mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan munaqasyah. Ia juga mengapresiasi tim penguji yang dinilai memiliki kompetensi dan kualitas akademik yang baik.
Menurut Djunaidi, sejumlah penguji merupakan alumni dan simpatisan DDI yang selama ini turut mengabdikan diri untuk mendukung perkembangan lembaga pendidikan tersebut.
Ia menegaskan, STAI DDI Parepare akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi dosen, peningkatan kapasitas pembina, serta pengembangan program studi.
“Kami berharap STAI DDI Parepare semakin maju dan mampu menghasilkan alumni yang berkualitas serta dapat bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya,” ujarnya.
Djunaidi menjelaskan, saat ini STAI DDI Parepare memiliki dua jurusan, yakni Tarbiyah serta Syariah dan Ekonomi Islam, dengan empat program studi.
Keempat program studi tersebut adalah Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Ekonomi Syariah.
Pengembangan dua jurusan dan empat program studi tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing institusi di Kota Parepare.
Kopertais Wilayah VIII Apresiasi Perkembangan Kampus
Kopertais Wilayah VIII menilai STAI DDI Parepare mulai menunjukkan perkembangan dalam upaya meningkatkan kualitas dan mengejar ketertinggalan dari perguruan tinggi lain di Kota Parepare.
Pembukaan dua jurusan dengan empat program studi dinilai sebagai salah satu indikator perkembangan kampus yang perlu terus didukung melalui peningkatan kualitas akademik dan sumber daya manusia.
Kopertais Wilayah VIII berharap STAI DDI Parepare semakin berkembang, memperkuat mutu pembelajaran, serta mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.
Dengan dukungan dosen yang kompeten, pengembangan program studi, dan peningkatan kualitas pendidikan, STAI DDI Parepare diharapkan dapat melahirkan alumni yang berintegritas, memiliki kompetensi keilmuan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Dr. Muh. Djunaidi, M.Ag., STAI DDI Parepare diharapkan terus berbenah dan meningkatkan kualitasnya untuk menjadi perguruan tinggi yang semakin maju dan dipercaya masyarakat.
















