Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
LapasParepare

116 Personel Gabungan Serbu Blok Hunian Lapas Parepare, Charger hingga Sajam Buatan Disita

131
×

116 Personel Gabungan Serbu Blok Hunian Lapas Parepare, Charger hingga Sajam Buatan Disita

Sebarkan artikel ini

DentumNusantara.com.PAREPARE — Sebanyak 116 personel gabungan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare, TNI, dan Polri turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa malam, 22 September 2026.

Sidak tersebut menjadi langkah deteksi dini sekaligus upaya mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas Kelas IIA Parepare.

Sebanyak 116 personel terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 31 personel Polres Parepare, 25 personel Brimob, 10 personel Kodim, serta 50 personel jajaran Lapas Parepare.

Dari jajaran Lapas Parepare, kegiatan diikuti langsung Kalapas Marten, Bc.IP., S.H., M.H., bersama pejabat struktural, Kepala Seksi (Kasi), Kepala Subseksi (Kasubsi) dari jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), serta staf dan petugas pengamanan lainnya.

Keterlibatan langsung unsur pimpinan dan pejabat struktural tersebut menunjukkan keseriusan dalam pelaksanaan pengamanan. Seluruh personel bergerak bersama melakukan pemeriksaan sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di dalam Lapas tetap terkendali.

Dalam pelaksanaan sidak, petugas gabungan menyisir sejumlah area dan melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang berada di lingkungan blok hunian.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam Lapas, di antaranya charger, kepala charger, senjata tajam (sajam) buatan, kabel, besi, serta sejumlah benda lainnya yang berpotensi disalahgunakan dan mengganggu keamanan serta ketertiban.

Kabag Ops Polres Parepare, Kompol Slamet Paryanto, S.Pd., M.Si., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan sidak gabungan tersebut.

Ia menegaskan jajaran Polres Parepare siap terus bersinergi dan memberikan dukungan dalam kegiatan pengamanan di Lapas Parepare.

“Kami bersama tim akan selalu siap dalam membantu kegiatan razia di Lapas Parepare,” ujar Kompol Slamet Paryanto.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., mengatakan sidak gabungan merupakan bagian dari langkah nyata untuk memperkuat deteksi dini sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

Menurutnya, sinergi dengan TNI dan Polri menjadi kekuatan penting dalam memperkuat sistem pengamanan serta memastikan kondisi Lapas Parepare tetap aman dan kondusif.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan deteksi dini dan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Sinergi dengan TNI dan Polri menjadi kekuatan penting dalam menjaga keamanan Lapas,” tegas Marten.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberikan ruang bagi masuknya barang-barang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Sebagai tindak lanjut, seluruh barang hasil razia yang ditemukan langsung dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan untuk memastikan barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan tersebut tidak kembali beredar atau disalahgunakan di lingkungan Lapas.

Sidak gabungan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Lapas Parepare, TNI, dan Polri dalam memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Lapas Kelas IIA Parepare berkomitmen untuk terus melakukan langkah preventif, deteksi dini, serta memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *