Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahPareparePolres

Upacara Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa Digelar Khidmat, Kapolres Tekankan Pentingnya Merawat Sejarah

61
×

Upacara Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa Digelar Khidmat, Kapolres Tekankan Pentingnya Merawat Sejarah

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, PAREPARE, — Upacara Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa berlangsung khidmat di Halaman Monumen Korban 40.000 Jiwa, Jalan Mesjid Raya, Ujung Sabbang, Kota Parepare, Kamis (11/12/2025)

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, unsur pemerintah, TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat. Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Danbrigif 11/BS Kolonel Inf. Rahman Taleho, Komandan Batalyon B Pelopor Brimob Kompol Dr. Ramli, Sekda Parepare Agung Hamka, Kepala PN Andi Musafir, dan Kepala Kemenag Parepare Dr. H. Irfan Daming. Turut hadir pula perwakilan OPD, BUMN, organisasi masyarakat, dan Legiun Veteran.

Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda bertindak sebagai Inspektur Upacara. Peserta upacara terdiri dari pleton gabungan Polres Parepare, Brimob, Kodim 1405, pejabat eselon Pemkot, PNS, Satpol PP, serta Laskar Merah Putih.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa merupakan bagian penting dari sejarah Parepare dan memori kolektif masyarakat Sulawesi Selatan. Tragedi tersebut, katanya, bukan hanya catatan kelam, tetapi juga warisan nilai perjuangan dan kecintaan kepada tanah air.

“Hari ini kita berdiri di tempat yang sakral, sebagai bentuk kehormatan, refleksi, dan komitmen untuk tidak melupakan sejarah. Kota Parepare yang terus tumbuh dan berkembang berdiri di atas pondasi perjuangan para pendahulu,” ucap Kapolres.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan keamanan kota. Menurutnya, kemerdekaan dan kedamaian hari ini merupakan hasil pengorbanan besar ribuan jiwa.

“Peringatan ini mengingatkan bahwa kemerdekaan dan kedamaian yang kita nikmati tidak datang begitu saja, melainkan dibayar mahal oleh darah dan pengorbanan ribuan jiwa. Mari kita jaga Parepare tetap aman, tertib, dan kondusif, serta tetap melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ziarah rombongan di Monumen Longtangnge, Bacukiki. Seluruh rangkaian peringatan selesai dalam keadaan aman dan lancar.

Example 120x600