Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
PendidikanDaerahSidrapUMS Rappang

UMS Rappang Bahas RPL, Perkuliahan hingga Rencana Wisuda Dua Kali

91
×

UMS Rappang Bahas RPL, Perkuliahan hingga Rencana Wisuda Dua Kali

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, SIDRAP — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar Rapat Monitoring Akademik dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di ruang pertemuan lantai dua Gedung Rektorat, Senin (6/4/2026).

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Rektor I, Dr. Ir. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si, dan dihadiri Direktur Pascasarjana, para dekan, ketua program studi, serta penanggung jawab RPL di lingkungan UMS Rappang.

Dalam rapat yang berlangsung interaktif itu, dibahas sejumlah agenda utama, mulai dari progres dan rencana sosialisasi RPL, monitoring perkuliahan semester genap, hingga persiapan pelaksanaan wisuda tahun 2026.

Dr. Ir. H. M. Rais menjelaskan, pelaksanaan RPL akan segera ditindaklanjuti melalui sosialisasi ke pemerintah kabupaten, sekaligus penyelesaian panduan di tingkat program studi.

“RPL ini akan kita sosialisasikan sesuai hasil rapat sebelumnya. Bersamaan dengan itu, kita juga menyelesaikan panduan di masing-masing program studi,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan evaluasi terhadap jalannya perkuliahan semester genap. Ia menyebutkan, perkuliahan saat ini telah memasuki pekan kelima dan seluruh program studi telah berjalan, meski masih terdapat kendala pada penggunaan portal akademik, khususnya untuk absensi dan penilaian.

“Dari 21 program studi, semuanya sudah melaksanakan perkuliahan. Hanya ada beberapa kendala pada portal akademik,” katanya.

UMS Rappang, lanjut Rais, menargetkan seluruh proses akademik berbasis digital melalui portal dapat diterapkan secara maksimal pada semester mendatang.

Pada agenda berikutnya, rapat juga membahas rencana pelaksanaan wisuda. Tahun ini, UMS Rappang merencanakan wisuda dilaksanakan dua kali, dengan jadwal pertama pada 27 Juni 2026.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil untuk mengakomodasi jumlah lulusan yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sementara kapasitas auditorium terbatas.

“Wisuda dua kali ini menjadi kebutuhan karena jumlah lulusan cukup besar, sedangkan kapasitas auditorium terbatas,” jelasnya.

Selain tiga agenda utama, rapat juga membahas sejumlah agenda tambahan, di antaranya penyesuaian peraturan akademik dengan Permendikbud terbaru, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta kebijakan Work From Home (WFH).

Untuk KKN, pelaksanaan direncanakan dimulai akhir Juni 2026, menyesuaikan jadwal akhir magang mahasiswa di masing-masing program studi serta mempertimbangkan kebutuhan desa, termasuk momentum peringatan 17 Agustus.

Sementara itu, terkait kebijakan WFH, pihak akademik akan segera menerbitkan surat edaran guna mengatur penyesuaian perkuliahan, khususnya untuk mata kuliah yang tidak memungkinkan dilaksanakan secara daring.

Rais menegaskan, berbagai langkah tersebut merupakan upaya UMS Rappang dalam memperkuat tata kelola akademik dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Kami terus berupaya memperkuat sistem akademik, baik dari sisi pengelolaan maupun proses pembelajaran, agar kualitasnya semakin meningkat,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *