DENTUMNUSANTARA.COM, PAREPARE — Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Parepare melaksanakan pengamanan kedatangan kapal penumpang KM Catteleya Ekspress yang tiba dari Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis (30/10/2025) pagi.
Kegiatan pengamanan berlangsung di Dermaga Lini 1 Pelabuhan Nusantara Parepare, Jalan Andi Cammi No. 01, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, mulai pukul 07.45 WITA hingga selesai sekitar pukul 09.00 WITA.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara, IPTU Suardi, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses kedatangan kapal berjalan aman, tertib, serta mengantisipasi masuknya barang ilegal dan berbahaya melalui jalur laut.
Turut hadir dalam kegiatan pengamanan tersebut antara lain:
IPDA Andi Saharuddin, (Kanit Intelkam Polsek KPN)
IPDA Bachtiar. (Kanit Binmas Polsek KPN)
IPDA Harjuna (Kanit Samapta Polsek KPN)
AIPTU Abd Rais Rachman (Ps. Kanit Propam Polsek KPN)
AIPTU A.M. Yusuf Alqadri (Ka Pamapta II Polsek KPN)
AIPTU Hasfar (Ka Pamapta III Polsek KPN)
Arie Syamsuar Arman, S.E. (Pa Jaga Pos KPLP Pelabuhan)
Muh. Yasin (Supervisor Pelabuhan Parepare)
Selain itu, kegiatan juga melibatkan tim terpadu pengamanan kapal yang terdiri atas:
1 regu personel kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar Wilker Parepare,
1 regu personel Polsek KPN,
1 regu personel KSOP/KPLP Pelabuhan Parepare, dan
1 regu personel security PT Pelindo IV.
Petugas melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyelundupan atau masuknya barang berbahaya.
Berdasarkan data, sebanyak 579 penumpang turun dari KM Catteleya Ekspress, disertai 14 unit kendaraan roda dua (R2). Kapal tersebut diketahui milik PT Panca Merak Samudra.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya insiden yang menonjol.
Kapolsek IPTU Suardi menegaskan bahwa kegiatan pengamanan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin, mengingat Pelabuhan Nusantara Parepare merupakan salah satu pintu utama jalur laut antara Kalimantan dan Sulawesi.
“Kami terus meningkatkan sinergi dengan instansi terkait untuk memastikan keamanan pelabuhan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga,” ungkap IPTU Suardi.
















