Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
BarruDaerah

Pemkab Barru Serahkan Penghargaan Top 5 Inovasi Pelayanan Publik dan Umumkan Hasil SKM Tahun 2025

120
×

Pemkab Barru Serahkan Penghargaan Top 5 Inovasi Pelayanan Publik dan Umumkan Hasil SKM Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

DENTUMNUSANTARA.COM, Barru – Pemerintah Kabupaten Barru kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penyerahan Penghargaan Top 5 Inovasi Pelayanan Publik serta penyampaian Laporan Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan OPD, camat, kepala puskesmas, serta para inovator pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru.

Dalam sambutannya, Bupati Barru menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik merupakan sebuah keharusan di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat serta pesatnya perkembangan digitalisasi.

> “Inovasi adalah kunci utama dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang berdampak. Pelayanan publik harus cepat, mudah, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati Barru juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh ASN dan perangkat daerah yang telah melahirkan berbagai inovasi pelayanan. Menurutnya, inovasi tidak hanya meningkatkan kualitas layanan publik, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pencegahan korupsi melalui sistem pelayanan yang sederhana, minim interaksi langsung, dan berbasis digital.

Sejalan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Bupati Barru mengungkapkan capaian signifikan Kabupaten Barru dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK. Nilai SPI Kabupaten Barru meningkat dari 65 persen pada awal Desember 2025 menjadi 76 persen, menempatkan Kabupaten Barru pada peringkat ke-4 se-Sulawesi Selatan, sekaligus keluar dari zona merah menuju zona kuning.

> “Ini adalah bukti kerja keras dan kekompakan seluruh ASN. Dalam waktu singkat, kita mampu meningkatkan nilai SPI secara signifikan,” ujarnya.

Sementara itu, hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025 menunjukkan tren positif. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Pemerintah Kabupaten Barru mengalami peningkatan dari 82,98 pada tahun 2024 menjadi 86,31 pada tahun 2025, atau naik sebesar 3,32 poin, dengan kategori Baik.

Bupati Barru menekankan agar hasil survei tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi berkelanjutan bagi seluruh unit pelayanan, khususnya pada aspek-aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.

Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Dr. Sulaeman Fattah, M.Si., selaku mitra pelaksana SKM dan penilaian inovasi pelayanan publik, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Barru. Ia menjelaskan bahwa survei dilaksanakan pada 20 organisasi penyelenggara pelayanan publik dengan mengacu pada PermenPANRB Nomor 15 Tahun 2017.

Sebanyak tujuh unit layanan berhasil meraih kategori Sangat Baik, yakni:

Dinas Sosial

DPMPTSP

Puskesmas Bojo Baru

Kecamatan Barru

Puskesmas Madello

Puskesmas Lisu

Puskesmas Ralla

Dalam penilaian inovasi pelayanan publik, ditetapkan lima inovasi terbaik, yaitu:

1. Taro Ada Taro Gau – Tera Ulang Metrologi Legal Digital

2. UHC Tangguh – Universal Health Coverage Tanggap, Unggul, dan Handal

3. Paman Senja Berkelana – Pemantauan Kesehatan Jasmani Berkelanjutan

4. Parenting – Pemberdayaan Remaja Peduli Stunting

5. Klik Desa – Kuatkan Lembaga, Integrasikan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula penghargaan kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XIX Tahun 2025 oleh LAN Makassar, yaitu:

Peringkat I (Predikat Istimewa): Andi Milawaty Abustan, S.Sos., M.M. dengan inovasi GASSPOL (Gerakan Atasi Stunting Berbasis Pangan Lokal)

Peringkat II (Predikat Istimewa): Hj. Endang Susilawati, S.E., M.Si. dengan inovasi PELITA DI BARRU (Penguatan Lembaga Terpadu Anti Perkawinan Anak)

Menutup kegiatan, Bupati Barru berharap seluruh inovasi pelayanan publik yang telah lahir dapat terus dikembangkan, direplikasi, dan dilembagakan secara berkelanjutan.

> “Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud komitmen dan kecintaan ASN terhadap masyarakat Kabupaten Barru,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *