Dentumnusantara.com, Parepare – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mengambil langkah strategis untuk memaksimalkan pemanfaatan aset daerah yang telah habis masa pakai pihak ketiga. Lokasi eks Toko Cahaya Ujung di Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, kini dipersiapkan untuk menjadi pusat kuliner terpadu yang diharapkan dapat mendongkrak ekonomi lokal dan meningkatkan daya tarik kota.
Sekretaris Daerah (Sekda) Parepare, Muhammad Husni Syam, mengungkapkan bahwa revitalisasi aset ini merupakan bagian dari upaya serius Pemkot untuk mengubah kawasan yang tidak terawat menjadi ruang publik yang produktif.
“Kami ingin aset eks Cahaya Ujung ini dapat berfungsi kembali secara optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Husni Syam. “Penataan kawasan ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan estetika kota, tetapi juga untuk menciptakan pusat aktivitas ekonomi yang baru.”
Husni Syam menambahkan, penataan lokasi tersebut akan berfokus pada pengembangan sentra kuliner yang ramah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Momentum ini sangat tepat, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Dengan adanya pusat kuliner baru, warga akan memiliki alternatif tempat yang nyaman untuk berbuka puasa dan berkumpul.
Sebagai langkah awal, tim Pemkot telah memulai kegiatan pembersihan menyeluruh di area eks Toko Cahaya Ujung. Selanjutnya, akan dilakukan penataan dan pembenahan infrastruktur agar lokasi tersebut siap menjadi destinasi kuliner baru.
“Setelah penataan selesai, kami berharap UMKM bisa menjajakan produk mereka di sini. Dengan demikian, kawasan ini tidak hanya akan menghidupkan suasana kota, tetapi juga dapat menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Husni Syam optimistis.
Dengan adanya pusat kuliner ini, Pemkot Parepare berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan menyediakan ruang publik yang kreatif serta bermanfaat bagi seluruh warga.
















