Scroll keatas untuk lanjut baca artikel berita lainnya
Example 314x314
Example floating
Example floating
Example 728x250
ParepareReligiUncategorized

Masjid Tertua di Parepare Jadi Penutup Safari Subuh Majelis Syuhada bulan juli Tahun 2025.

221
×

Masjid Tertua di Parepare Jadi Penutup Safari Subuh Majelis Syuhada bulan juli Tahun 2025.

Sebarkan artikel ini
oplus_131072

DentumNusantara. Com, PAREPARE, 18 Juli 2025 — Majelis Syuhada Kota Parepare kembali melaksanakan Safari Shalat Subuh Berjamaah, yang kali ini menjadi penutup putaran safari bulan ini di tahun 2025. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Al Mujahidin Watang Bacukiki, masjid tertua di Kota Parepare yang berdiri sejak tahun 1890, Kecamatan Bacukiki, Jumat (18/07).

Seperti biasa, kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh senior dan sahabat Majelis Syuhada, di antaranya Ketua Majelis Syuro, Haji, Pangerang Rahim (mantan Wakil Wali Kota Parepare), Muassis Haji,Baktiar Syarifuddin, SE, Haji,Anwar Saad, SH, MH (mantan Kadis Pendidikan Kota Parepare), serta Drs. Haji,Andi Mappanyukki, M,S,i (mantan Kadis Pendidikan Kabupaten Pinrang), beserta sejumlah pensiunan dan Majelis Taklim se-Kota Parepare. Jemaah memadati saf-saf masjid, hingga ke pelataran belakang, terutama dari kalangan jamaah perempuan.
Safari Subuh ini dipimpin oleh imam Fahrul, yang juga menyampaikan ceramah singkat. Ia dikenal sebagai Da’i dari Komunitas Pendakwah Keren (KPK) dan pembina Yayasan Andalusia Parepare. Sambutan penerimaan disampaikan oleh Haji Syaharuddin, S’E, mantan Camat Bacukiki sekaligus Pembina Masjid Al Mujahidin.
> “Selamat datang di Masjid Al Mujahidin, masjid tertua di Kota Parepare. Selain untuk berjemaah dan bersilaturahmi, kehadiran Majelis Syuhada hari ini juga menjadi bentuk wisata religi yang mengingatkan kita akan sejarah perjuangan Islam di daerah ini,” ungkap Haji Syaharuddin.

Di sela kegiatan itu Haji Pangerang Rahim dalam komentarnya kepada DN, menegaskan nilai sejarah masjid yang telah berdiri sejak 1890 tersebut, yang juga menjadi tempat para pejuang dahulu merumuskan strategi, termasuk dalam konteks perjuangan kemerdekaan.
> “Masjid ini menjadi saksi sejarah perjuangan. Kali ini menjadi masjid terakhir safari Majelis Syuhada bulan ini di tahun 2025, dan akan dijadwalkan ulang kembali untuk putaran berikutnya,” jelasnya.
Sementara itu, Haji Anwar Saad, SH., MH, mengapresiasi konsistensi Majelis Syuhada dalam menyemarakkan syiar Islam lewat Safari Subuh.
> “Saya sangat bersyukur dan mendukung kegiatan ini. Selain memperkuat syiar Islam, juga mempererat silaturahmi antar sahabat dan masyarakat,” ujarnya.
Haji Baktiar Syarifuddin, muassis Majelis Syuhada, juga turut memimpin shalawat nabi dalam suasana hangat dan penuh semangat.
> “Alhamdulillah, ini adalah masjid ke-50 yang dikunjungi Majelis Syuhada. Saf dalam masjid penuh, bahkan jemaah perempuan memadati pelataran belakang. Ini bukti semangat para pejuang subuh yang terus istiqamah. Kegiatan ini sekaligus menjadi wisata religi karena masjid ini sangat bersejarah,” pungkasnya.
Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi dari seluruh elemen masyarakat, Safari Subuh Majelis Syuhada di Masjid Al Mujahidin menjadi penutup yang sangat bermakna untuk putaran di bulan ini tahun 2025.

Example 120x600